Garut,Jejak-kasusnews.web.id โ Proyek pembangunan Jembatan Cikantrieun yang berlokasi di Desa Wangunjaya, Kecamatan Banjarwangi, Kabupaten Garut, diduga mengalami mangkrak dan hingga kini belum selesai dikerjakan.” Sabtu 9 Mei 2026
Kondisi tersebut menuai sorotan tajam dari berbagai pihak, termasuk pemerhati pembangunan dan tokoh daerah.
Berdasarkan papan informasi proyek, kegiatan tersebut merupakan pekerjaan konstruksi pembangunan jembatan dengan Surat Perintah Kerja (SPK) Nomor: 602.246/PPK.3/RKN.DAU-PRB/PUPR/2025 tertanggal 18 November 2025.
Pekerjaan pembangunan Jembatan Cikantrieun tersebut bersumber dari APBD-PRB Kabupaten Garut Tahun Anggaran 2025 dengan nilai anggaran sebesar Rp365.000.300,00 dan dilaksanakan oleh CV Sinar Prima.
Namun hingga Mei 2026, proyek tersebut diduga belum juga selesai. Kondisi ini membuat masyarakat mempertanyakan pengawasan dari dinas terkait serta tanggung jawab pihak pelaksana proyek.
Seorang pemerhati pembangunan yang juga merupakan tokoh daerah Ceng Haji Djanu mengecam keras lambannya penyelesaian proyek tersebut. Ia menilai adanya dugaan pembiaran dari pihak dinas terkait terhadap pekerjaan yang hingga kini belum rampung.
โIni harus menjadi perhatian serius pemerintah daerah. Jangan sampai anggaran negara sudah dicairkan tetapi pekerjaan tidak selesai dan masyarakat yang dirugikan. Dinas terkait jangan tutup mata terhadap kondisi di lapangan,โ tegasnya.
โPihak CV jangan lepas tangan. Karena masyarakat membutuhkan akses jembatan tersebut. Kalau memang ada kendala, seharusnya disampaikan secara terbuka kepada publik dan pemerintah daerah,โ ujar salah seorang tokoh daerah.
Selain pihak pelaksana, dinas terkait juga turut menjadi sorotan karena dinilai kurang maksimal dalam melakukan pengawasan terhadap proyek yang hingga kini belum rampung.
Menurutnya, pembangunan infrastruktur yang menggunakan anggaran pemerintah harus dilakukan secara profesional, transparan, dan tepat waktu agar manfaatnya bisa segera dirasakan masyarakat.
Warga sekitar pun mengaku kecewa dengan kondisi proyek yang hingga kini belum memberikan manfaat maksimal.
Mereka berharap pemerintah daerah segera melakukan evaluasi terhadap pihak pelaksana maupun pengawasan dari instansi terkait.
Tim media masih berupaya menghubungi pihak dinas terkait serta pelaksana kegiatan CV Sinar Prima guna meminta klarifikasi atas dugaan mangkraknya proyek pembangunan jembatan tersebut.
Masyarakat berharap proyek tersebut segera dilanjutkan dan diselesaikan sesuai spesifikasi agar akses masyarakat dapat kembali berjalan dengan baik.
Tim Liputan












