News  

ICGSB 2026: Langkah Mahasiswa S3 PWU Indonesia Menjawab Tantangan Era Digital Global

JAKARTA,Jejak-kasusnews.web.id – Mahasiswa S3 Philippine Women’s University (PWU) Indonesia menggelar International Conference & Doctoral Research Presentationbertajuk “Global Social & Business Transformation: Innovation, Sustainability, and Strategic Leadership in the Digital Era” pada Kamis–Jumat, 16–17 April 2026.

Kegiatan ini terselenggara melalui kolaborasi dengan Fakultas Ilmu Sosial dan Hukum Universitas Negeri Jakarta (FISH UNJ) dan menjadi momentum penting lahirnya The First International Conference on Global Social and Business (ICGSB).

Konferensi internasional yang berlangsung secara hybrid ini mempertemukan berbagai pemangku kepentingan, mulai dari mahasiswa doktoral, akademisi, peneliti, praktisi industri, hingga perwakilan pemerintah dan institusi riset dari dalam dan luar negeri. Forum ini sekaligus menjadi ruang strategis untuk membahas transformasi sosial dan bisnis global yang kian dipengaruhi oleh akselerasi teknologi digital.

Ketua panitia, Dewiana Novitasari, menyampaikan apresiasi atas kehadiran Rektor PWU, Prof Felina C. Young, beserta delegasi dari Manila yang turut berinteraksi langsung dengan mahasiswa S3 PWU dan para alumni di Jakarta. Ia juga menyampaikan penghargaan kepada Rektor Universitas Negeri Jakarta, Prof Komarudin, serta Dekan FISH UNJ, Dr Firdaus Wajdi, atas dukungan penuh terhadap terselenggaranya konferensi ini.

Tak hanya itu, Novitasari juga mengapresiasi kehadiran Atase Budaya dan Pendidikan Kedutaan Besar Filipina di Jakarta yang turut menghadiri konferensi tersebut. Kehadiran perwakilan diplomatik ini dinilai memperkuat dimensi kerja sama internasional, khususnya dalam bidang pendidikan dan pertukaran budaya antara Indonesia dan Filipina.

Menurut Novitasari, keberhasilan kegiatan selama dua hari tersebut tidak lepas dari kerja kolektif tim panitia yang solid dan lintas disiplin. Ia menegaskan bahwa penyelenggaraan konferensi ini didukung oleh sejumlah nama, di antaranya Javerson Simamora, ST, SH, MBA, M.Th, MH, CAVP, C.Med, MAPPI (Cert.); Nur Fajrina, S.Si., M.Sc.; Ns. Patricia Rani Rumondang, MAN., FISQua., CPS., CHAE., CHCEE., CHMEE; Allyya Saputra, SE., S.Pd., MM; dr. Irwanto, M.M.; Ir. Maeyer Beni Panahatan, S.T., M.M.; Muhammad Al Ikhsan Nur, S.E., M.Si.; dr. Yusuf Gunawan, MKes., MMKes., SpAk., AIFO-K., CH., CHt., CIPM; Pristanto Ria Irawan, S.E., S.Sos., M.M.; Dina Ediana, S.Kom., M.Kom; Joelianti Dwi Supraptiningsih, S.Pd., MM., M.Th.; Yopie Alfiani, SE., MSA; Dr. Ir. Ja’far Amiruddin, ST., MT; Heryanti Utami, S.ST.Par., M.M.Par; Nugroho Ridhwan, A.Md., S.T., M.M.; Mayjen TNI Kristomei Sianturi, S.Sos., M.Si.(Han.); Ganjar Garibaldi, SE., MSi., CHA., CHCP., CHCM.; serta Yanta, S.H., M.M.

“Saya perlu menyebutkan nama-nama mereka karena kolaborasi ini membutuhkan energi dan semangat kebersamaan. Acara hybrid ini melibatkan berbagai pihak lintas sektor dan lintas negara. Terima kasih kepada seluruh rekan yang telah berkontribusi,” ujarnya.

Selain itu, Novitasari juga mengapresiasi dukungan dari sejumlah mitra perguruan tinggi, seperti Universitas Insan Pembangunan Indonesia (UNIPI), Universitas Ibnu Khaldun Bogor, serta Universitas Muhammadiyah Cirebon (UMC) yang turut memperkuat jejaring akademik dalam konferensi ini.
Kehadiran peserta dari beragam latar belakang dinilai mencerminkan kuatnya kolaborasi lintas sektor dalam merespons dinamika global. Isu-isu yang diangkat dalam konferensi ini mencakup inovasi, keberlanjutan, serta kepemimpinan strategis di era digital yang terus berkembang.

Tak hanya menjadi forum diskusi ilmiah, konferensi ini juga dimanfaatkan sebagai wadah untuk memperkenalkan peran Condrado Benitez Institute for Business Education (CBIBE) di Manila dalam mengembangkan pendidikan bisnis berbasis global. Melalui pendekatan ini, diharapkan tercipta sinergi antara dunia akademik dan praktik industri dalam menghadapi tantangan transformasi sosial dan ekonomi di tingkat global.

Dengan terselenggaranya ICGSB perdana ini, para penyelenggara berharap forum serupa dapat terus berlanjut dan menjadi platform strategis dalam mendorong kolaborasi internasional yang berkelanjutan di bidang sosial dan bisnis.( Tim)

 

 

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *