SANGATTA,Jejak-kasusnews.web.id – Bupati Kutai Timur (Kutim), Ardiansyah Sulaiman, menyampaikan apresiasi dan penghargaan setinggi-tingginya kepada Badan Narkotika Nasional Republik Indonesia (BNN RI), Kepolisian Resor (Polres) Kutai Timur, serta seluruh jajaran Kepolisian Republik Indonesia.
Penghargaan tersebut diberikan atas keberhasilan aparat gabungan dalam mengungkap jaringan besar peredaran narkoba lintas wilayah.
Dalam keterangan resminya, Bupati Ardiansyah Sulaiman menegaskan bahwa pengungkapan kasus dengan barang bukti yang sangat besar ini menjadi bukti nyata keseriusan negara dalam melindungi masyarakat.
“Pengungkapan kasus dengan barang bukti lebih dari 92 kilogram sabu serta ribuan cartridge vape mengandung etomidat merupakan capaian luar biasa. Ini menjadi bukti nyata keseriusan aparat di dalam melindungi masyarakat, khususnya generasi muda, dari ancaman narkoba,” ujar Ardiansyah.
Bupati Ardiansyah juga memuji langkah cepat dan profesionalisme aparat yang melakukan pengembangan kasus hingga ke berbagai daerah. Jaringan lintas wilayah ini diduga beroperasi di sejumlah pulau besar di Indonesia, meliputi: Kalimantan, Sulawesi, Bali, Pulau Jawa (termasuk Samarinda, Balikpapan, Kutai Timur, hingga Jakarta)
“Atas nama Pemerintah Kabupaten Kutai Timur dan seluruh masyarakat, secara khusus kami menyampaikan rasa terima kasih kepada Kapolres Kutai Timur, AKBP Fauzan Arianto beserta jajaran, BNN RI, dan seluruh tim gabungan yang telah bekerja keras tanpa kenal lelah dalam operasi ini,” ucap Bupati Ardiansyah Sulaiman.
“Keberhasilan ini menjadi pesan kuat bahwa negara hadir dan tidak akan memberi ruang bagi para pelaku kejahatan narkotika yang merusak masa depan bangsa,” tambahnya.
Di akhir penyampaiannya, Bupati Ardiansyah Sulaiman mengajak seluruh lapisan masyarakat Kutim untuk bersama-sama mendukung penuh upaya pemberantasan narkoba. Langkah ini dapat dimulai dengan meningkatkan kepedulian di lingkungan masing-masing.
Masyarakat juga diimbau untuk segera melaporkan kepada pihak berwajib apabila menemukan aktivitas yang mencurigakan terkait peredaran narkotika.
“Mari kita jaga Kutai Timur agar tetap aman, sehat, dan terbebas dari narkoba demi masa depan generasi penerus yang lebih baik,” pungkasnya.
(Samsul Daeng Pasomba.PPWI)












