Sumedang, jejakkasus.web.id-DINAS Tenaga Kerja dan Transmigrasi (Disnakertrans) menggelar Pelatihan Berbasis Kompetensi (PBK) Tahap II yang dibuka Sekretaris Daerah Kabupaten Sumedang, Tuti Ruswati di Aula Tampomas Setda, Senin (25/5/2026).
Kegiatan tersebut merupakan bagian dari komitmen Pemerintah Daerah Kabupaten Sumedang dalam meningkatkan kualitas sumber daya manusia sekaligus menekan angka pengangguran melalui penguatan keterampilan kerja yang sesuai dengan kebutuhan dunia usaha dan dunia industri.
PBK Tahap II diikuti oleh 100 peserta yang berasal dari kalangan calon pencari kerja dan masyarakat umum di Kabupaten Sumedang.
Para peserta akan mendapatkan pelatihan keterampilan yang dirancang sesuai kebutuhan pasar kerja dan perkembangan industri saat ini. Adapun jenis pelatihan yang diberikan meliputi pelatihan operator forklift, penyiapan produk pastry dan kue, barista, serta menjahit.
Melalui pelatihan tersebut, peserta diharapkan memiliki keterampilan praktis dan kompetensi kerja yang dapat langsung diterapkan di dunia usaha maupun industri.
Sekda Tuti menyampaikan, antusiasme masyarakat terhadap program pelatihan tersebut sangat tinggi. Dari sekitar 2.000 pendaftar yang mengikuti proses seleksi, hanya 100 orang yang dinyatakan lolos.
“Ini menjadi modal penting bagi para peserta. Mudah-mudahan pelatihan ini dapat meningkatkan kompetensi mereka, karena kompetensi menjadi bekal yang sangat dibutuhkan di dunia kerja,” ujarnya.
Menurutnya, tantangan dunia kerja saat ini tidak lagi hanya mengandalkan kemampuan akademik, tetapi juga menuntut tenaga kerja yang siap pakai dan memiliki keterampilan sesuai kebutuhan industri.
“Pemerintah Daerah Kabupaten Sumedang berkomitmen untuk terus membuka pelatihan seluas-luasnya dalam rangka meningkatkan kompetensi masyarakat.
Karena kemampuan yang diperoleh dari bangku sekolah saja belum sepenuhnya mampu memenuhi kebutuhan dunia usaha dan industri. Oleh sebab itu, melalui pemetaan kebutuhan industri, kami menghadirkan pelatihan yang relevan dan tepat sasaran,” terangnya.
Sekda berharap program Pelatihan Berbasis Kompetensi dapat terus memberikan dampak positif terhadap penurunan angka pengangguran di Kabupaten Sumedang.
“Angka pengangguran di Kabupaten Sumedang dari tahun ke tahun terus mengalami penurunan. Tahun ini berada di angka 5 persen dari sebelumnya 6 persen.
Mudah-mudahan ke depan bisa terus ditekan. Namun hal tersebut tentu tidak bisa dicapai secara instan, melainkan harus melalui program dan kegiatan yang berkelanjutan seperti pelatihan ini agar masyarakat dapat terserap di dunia usaha dan dunia industri,” katanya
Diki Ns












