MUARA WAHAU,Jejak-kasusnews.web.id – Polsek Muara Wahau melaksanakan pengamanan kegiatan ibadah Minggu di Gereja Santo Maria Ratu Damai yang berlokasi di Jalan Paroki, Desa Nehes Liah Bing, Kecamatan Muara Wahau, Kabupaten Kutai Timur, Minggu (31/5/2026).
Kegiatan dilakukan untuk memastikan seluruh rangkaian ibadah berjalan aman, tertib, dan lancar sehingga para jemaat dapat melaksanakan ibadah dengan penuh kekhusyukan.
Berdasarkan data yang dihimpun, jumlah jemaat yang hadir mencapai sekitar 200 orang. Sementara kendaraan yang digunakan oleh para jemaat terdiri dari sekitar 100 unit kendaraan roda dua dan 20 unit kendaraan roda empat.
Untuk menjamin keamanan selama kegiatan berlangsung, Polsek Muara Wahau menerjunkan personel pengamanan yang terdiri dari Bripda Muh Fadil, Bripda Ananda Dwi, dan Bripda Muh Ervin. Kehadiran personel kepolisian di lokasi mendapat respons positif dari masyarakat karena memberikan rasa aman dan nyaman selama pelaksanaan ibadah.
Kapolres Kutim AKBP Fauzan Arianto, melalui Kapolsek Muara Wahau, Iptu Sumartono, mengatakan bahwa pengamanan tempat ibadah merupakan bentuk pelayanan Polri kepada masyarakat guna menjamin kebebasan beragama dan menciptakan situasi kamtibmas yang kondusif.
“Kami berkomitmen untuk terus memberikan pelayanan terbaik kepada masyarakat, termasuk melalui pengamanan kegiatan keagamaan. Kehadiran personel di lapangan bertujuan memberikan rasa aman dan memastikan seluruh rangkaian ibadah dapat berlangsung dengan tertib, lancar, dan khidmat,” ujar Iptu Sumartono.
Ia menambahkan bahwa Polsek Muara Wahau akan terus meningkatkan patroli serta pengamanan pada berbagai kegiatan masyarakat, baik keagamaan maupun kegiatan sosial lainnya, sebagai upaya menjaga stabilitas keamanan di wilayah hukum Polsek Muara Wahau.
Selama pelaksanaan ibadah hingga kegiatan selesai, situasi di Gereja Santo Maria Ratu Damai terpantau aman, tertib, dan kondusif tanpa adanya gangguan kamtibmas. Keberhasilan pengamanan tersebut menjadi bagian dari upaya Polri dalam mewujudkan lingkungan yang aman serta mempererat hubungan harmonis antara kepolisian dan masyarakat.
(Samsul Daeng Pasomba.PPWI)












