KUTAI TIMUR,Jejak-kasusnews.web.id – Untuk memastikan kebutuhan energi masyarakat tetap terpenuhi dan mengantisipasi potensi kelangkaan bahan bakar minyak (BBM), Polsek Teluk Pandan melakukan pengecekan langsung terhadap ketersediaan stok BBM di sejumlah Stasiun Pengisian Bahan Bakar Umum (SPBU) yang berada di wilayah Kecamatan Teluk Pandan, Kabupaten Kutai Timur, Minggu (31/5/2026).
Ini merupakan upaya Polsek Teluk Pandan sebagai bagian dari monitoring situasi kamtibmas dan stabilitas distribusi kebutuhan masyarakat, khususnya sektor energi yang menjadi salah satu kebutuhan vital.
Dari hasil pengecekan yang dilakukan, diketahui stok BBM di dua SPBU utama wilayah Teluk Pandan masih dalam kondisi aman dan mencukupi untuk memenuhi kebutuhan masyarakat.
Pada SPBU AKAWY 64.753.05 yang berada di Kilometer 8 Desa Suka Rahmat, Kecamatan Teluk Pandan, tercatat stok Pertalite sebanyak 14.247 liter, Pertamax 4.005 liter, dan Dexlite 4.369 liter. Sementara untuk Solar tersisa 2.472 liter dan saat ini sedang dalam proses pengiriman tambahan pasokan.
Sedangkan pada SPBU Linda Baru Kutim 65.756008 yang berlokasi di Desa Teluk Pandan, stok Solar tersedia sebanyak 8.628 liter, Pertalite 14.490 liter, Pertamax 15.317 liter, serta Dexlite 2.316 liter.
Kapolres Kutai Timur AKBP Fauzan Arianto mengatakan bahwa pengecekan rutin terhadap ketersediaan BBM merupakan langkah preventif yang dilakukan kepolisian untuk memastikan distribusi berjalan lancar serta menghindari kepanikan masyarakat akibat isu kelangkaan bahan bakar.
“Kami terus melakukan monitoring terhadap ketersediaan BBM di wilayah Kutai Timur, termasuk di Kecamatan Teluk Pandan. Dari hasil pengecekan yang dilakukan, stok BBM masih dalam kondisi aman dan distribusi berjalan normal. Kami mengimbau masyarakat agar tetap tenang dan membeli BBM sesuai kebutuhan,” ujar AKBP Fauzan Arianto.
Menurutnya, pengawasan terhadap distribusi BBM juga menjadi bagian dari upaya menjaga stabilitas ekonomi dan mencegah praktik-praktik penimbunan yang dapat merugikan masyarakat.
“Kami bersama instansi terkait akan terus mengawasi distribusi BBM agar tepat sasaran dan tidak terjadi penyalahgunaan maupun penimbunan. Kepolisian hadir untuk memastikan kebutuhan masyarakat tetap terpenuhi,” tegasnya.
Sementara itu, Kapolsek Teluk Pandan IPDA Joko Feriyanto menjelaskan bahwa hasil pengecekan menunjukkan seluruh SPBU yang dipantau masih memiliki stok yang cukup untuk melayani kebutuhan masyarakat sehari-hari.
“Hasil monitoring kami menunjukkan ketersediaan BBM di SPBU wilayah Teluk Pandan masih aman. Memang terdapat stok solar yang sedang dalam proses pengiriman di salah satu SPBU, namun hal tersebut tidak mengganggu pelayanan karena distribusi tetap berjalan dan pasokan tambahan segera tiba,” jelas IPDA Joko Feriyanto.
Ia juga menambahkan bahwa pihaknya akan terus melakukan pemantauan secara berkala guna memastikan tidak terjadi antrean panjang maupun gangguan distribusi yang dapat berdampak pada aktivitas masyarakat.
“Kami akan terus melakukan koordinasi dengan pihak pengelola SPBU serta instansi terkait agar kondisi tetap kondusif. Dengan stok yang tersedia saat ini, masyarakat tidak perlu khawatir karena kebutuhan BBM masih dapat terpenuhi dengan baik,” tambahnya.
Melalui kegiatan monitoring tersebut, Polsek Teluk Pandan berharap situasi keamanan dan ketertiban masyarakat tetap terjaga, sementara distribusi energi di wilayah Kecamatan Teluk Pandan dapat berjalan lancar demi mendukung aktivitas ekonomi dan mobilitas warga sehari-hari.
(Samsul Daeng Pasomba.PPWI)












