SIGI,Jejak-kasusmews.web.id – Dugaan tidak meratanya penyaluran bantuan sosial kembali mencuat di Desa Lembantonga, Kecamatan Palolo, Kabupaten Sigi, Sulawesi Tengah. Sejumlah warga mengaku masih ada keluarga yang hidup dalam kondisi memprihatinkan namun tidak pernah tersentuh bantuan beras pemerintah.
Informasi yang dihimpun media ini menyebutkan sedikitnya dua kepala keluarga (KK) diduga tidak pernah menerima bantuan beras, meski kondisi ekonomi mereka tergolong sangat memprihatinkan. Salah satu keluarga tersebut merupakan pasangan lanjut usia yang selama bertahun-tahun hidup dalam keterbatasan.
Menurut keterangan warga yang meminta identitasnya dirahasiakan, sang kakek diketahui telah menderita sakit selama kurang lebih delapan tahun sehingga tidak lagi mampu bekerja untuk memenuhi kebutuhan hidup keluarganya.
“Kasihan mereka, kadang hanya makan ubi dan pisang untuk bertahan hidup. Sudah lama tidak pernah menerima bantuan beras,” ungkap seorang warga kepada media ini.
Kondisi tersebut memunculkan pertanyaan mengenai pendataan dan penyaluran bantuan sosial di tingkat desa. Warga berharap pemerintah segera turun tangan untuk memastikan bantuan benar-benar diterima oleh masyarakat yang berhak.
Menindaklanjuti informasi tersebut, tim media JejakKasusNews menghubungi Camat Palolo guna meminta tanggapan. Dalam keterangannya, Camat Palolo menyatakan pihaknya akan segera melakukan penelusuran terkait kebenaran informasi tersebut.
“Terima kasih atas informasinya, kami sedang menelusuri warga Lembantongoa yang dimaksud melalui TKSK. Selama ini kami belum menerima laporan dari masyarakat maupun aparat desa terkait persoalan dimaksud, namun telah terbit pemberitaan di media. Apabila persoalan ini benar terjadi di desa yang dimaksud, kami akan segera menindaklanjuti hak-hak masyarakat dan akan memberikan teguran keras serta pembinaan terhadap desa yang lalai terhadap masyarakatnya. Informasi ini menjadi bagian dari introspeksi apabila benar adanya pemberitaan dimaksud. Terima kasih,” tulis Camat Palolo kepada media ini.
Menanggapi hal tersebut, media JejakKasusNews menyampaikan apresiasi atas respons cepat yang diberikan Pemerintah Kecamatan Palolo
“Iyah Pak, terima kasih atas respons dan perhatian Bapak Camat terhadap informasi yang kami sampaikan. Kami dari media JejakKasusNews sangat mengapresiasi komitmen pemerintah kecamatan untuk melakukan penelusuran melalui TKSK terkait dugaan adanya warga di Desa Lembantongoa yang belum mendapatkan hak-haknya. Pemberitaan yang kami publikasikan merupakan hasil informasi yang disampaikan oleh warga dan bertujuan agar persoalan tersebut mendapat perhatian dari pihak terkait,” tulis tim media.
Media ini juga berharap proses penelusuran dilakukan secara transparan dan objektif agar kondisi sebenarnya dapat diketahui oleh publik.
“Apabila ditemukan adanya kelalaian dalam pelayanan kepada masyarakat, kami berharap dapat dilakukan pembinaan dan langkah-langkah perbaikan sesuai kewenangan yang berlaku. Kami media JejakKasusNews berterima kasih atas kesediaan Bapak Camat untuk menindaklanjuti persoalan ini demi kepentingan masyarakat,” lanjut pernyataan tersebut.
Kasus ini kini menjadi perhatian masyarakat yang berharap tidak ada lagi warga kurang mampu, khususnya lansia dan keluarga rentan, yang terabaikan dari program bantuan sosial pemerintah. Publik pun menunggu hasil penelusuran yang dilakukan pihak kecamatan untuk memastikan apakah benar terdapat kelalaian dalam pendataan maupun penyaluran bantuan di Desa Lembantonga.
Penulis : Kelvin yansa












