News  

Usai Pemberitaan Proyek P3A Gunamekar, Wakil Pimpinan Redaksi Jejakkasusnews.web.id Mengaku Terima Pesan WhatsApp Bernada Peringatan

Garut,Jejak-kasusnews.web.id – Setelah terbitnya pemberitaan di Media Jejakkasusnews.web.id berjudul “Diduga Gunakan Material dari Parit Sungai, Proyek P3A Guna Tani di Kampung Cisepan Desa Gunamekar Disorot, Instansi Terkait Diminta Segera Turun Tangan”, muncul peristiwa yang menjadi perhatian.

Wakil Pimpinan Redaksi Jejakkasusnews.web.id, Hendi Heryana, mengaku menerima pesan melalui aplikasi WhatsApp dari nomor yang disebut sebagai salah satu perangkat Desa Gunamekar, Kecamatan Bungbulang, Kabupaten Garut.

Menurut Hendi, isi pesan tersebut berbunyi:

“Tembusan.hen… Hati hati kamu, Pokona kamu heeh waspada weh, kalau lain ka kamu kajen we, kitu we.”

Hendi menyebut, tidak lama setelah pesan itu diterima, pengirim diduga menghapus kembali pesan tersebut melalui fitur Delete for Everyone di WhatsApp.

Menanggapi hal itu, Hendi Heryana menyatakan dirinya merasa perlu menyampaikan kejadian tersebut kepada publik sebagai bentuk keterbukaan informasi.

“Saya tidak akan tinggal diam terkait persoalan ini. Ada apa di balik pesan WhatsApp tersebut? Saya berharap semua pihak menghormati kebebasan pers dalam menjalankan tugas jurnalistik. Apabila terjadi sesuatu terhadap diri saya, peristiwa ini menjadi bagian dari informasi yang saya sampaikan kepada publik,” ujar Hendi.

Hingga berita ini diterbitkan, redaksi Jejakkasusnews.web.id masih membuka ruang hak jawab dan hak klarifikasi kepada pihak yang diduga mengirimkan pesan tersebut maupun Pemerintah Desa Gunamekar agar persoalan ini dapat dijelaskan secara utuh sesuai ketentuan Undang-Undang Nomor 40 Tahun 1999 tentang Pers.

Redaksi juga mengimbau seluruh pihak untuk mengedepankan komunikasi yang baik serta menyelesaikan setiap perbedaan pendapat melalui mekanisme hukum dan hak jawab, sehingga tercipta iklim pers yang profesional, independen, dan bertanggung jawab.

 

Rudi Sanjaya

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *