News  

Warga dan LSM Karimun Soroti Debu dan Getaran Belasting PT Pacific Granitama dan PT Bukit Alam Persada

Batam,jejakkasus.web.id – Sejumlah aliansi masyarakat dan LSM di Kabupaten Karimun menyoroti dampak aktivitas perusahaan tambang. *Debu dan getaran akibat kegiatan belasting* dari *PT Pacific Granitama* dan *PT Bukit Alam Persada* diduga menimbulkan kerugian bagi warga sekitar.

Apa
Warga mengeluhkan polusi debu dan getaran yang ditimbulkan dari aktivitas belasting/pemuatan material granit di area pelabuhan/jetty perusahaan. Dampaknya diduga mengganggu kesehatan, merusak rumah warga, dan mencemari lingkungan.

Siapa
Keluhan ini disampaikan oleh beberapa aliansi masyarakat dan LSM di Karimun. Pihak yang disorot adalah *PT Pacific Granitama* dan *PT Bukit Alam Persada* yang beroperasi di wilayah Karimun, Kepulauan Riau.

Dimana
Lokasi kejadian berada di area operasional dan pelabuhan kedua perusahaan di Kabupaten Karimun.

Kapan
Konfirmasi dan aksi pengaduan oleh aliansi dan LSM dilakukan pada [isi tanggal]. Hingga berita ini diterbitkan belum ada tanggapan resmi dari pihak perusahaan.

Mengapa
Warga merasa dirugikan karena debu beterbangan masuk ke pemukiman dan getaran diduga menyebabkan retak pada bangunan. Selain itu, aktivitas ini juga dikhawatirkan berdampak pada kesehatan masyarakat dan lingkungan pesisir.

Bagaimana
Perwakilan aliansi dan LSM telah mendatangi kantor dan menghubungi pihak manajemen kedua PT untuk meminta klarifikasi dan tanggung jawab. Namun hingga saat ini belum ada tanggapan dan itikad baik dari perusahaan terkait ganti rugi maupun upaya penanggulangan dampak.

“Kami sudah konfirmasi ke pihak PT, tapi belum ada jawaban dan tanggung jawabnya. Warga sudah sangat resah dengan debu dan getaran setiap hari,” ujar perwakilan aliansi.

Warga dan LSM mendesak *PT Pacific Granitama* dan *PT Bukit Alam Persada* segera memberikan klarifikasi, melakukan mitigasi dampak, serta bertanggung jawab atas kerugian yang dialami masyarakat. Mereka juga meminta pemerintah daerah dan instansi terkait seperti DLH dan ESDM Karimun untuk turun meninjau dan menindaklanjuti keluhan ini.

ketua Investigasi Nasional
Rinaldy

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *