News  

Saidul Qausar dan Mud Maina Dinobatkan sebagai Agam Inong Aceh Utara 2026

Aceh Utara,Jejak-kasusnews.web.id – Ajang Grand Final dan penobatan Duta Wisata Agam Inong Kabupaten Aceh Utara Tahun 2026 berlangsung meriah di Aula Setdakab Aceh Utara, Pada acara puncak tersebut, Saidul Qausar dan Mud Maina resmi dinobatkan sebagai Agam dan Inong Aceh Utara 2026.

Kegiatan ini menjadi salah satu agenda penting dalam upaya pemerintah daerah mendorong promosi pariwisata serta pengembangan generasi muda yang berkarakter, berwawasan, dan berdaya saing.

Dalam sambutannya, Bupati Aceh Utara, H. Ismail A. Jalil, S.E., M.M., yang diwakili oleh Kabid Parawisata dan Ekonomi Kreatif, Umar Ali, S.Sos., MAP

menyampaikan apresiasi kepada seluruh pihak, khususnya Dinas Kepemudaan, Olahraga, dan Pariwisata Aceh Utara, atas terselenggaranya kegiatan tersebut.

Menurutnya, pemilihan Agam Inong bukan sekadar ajang seremonial atau menampilkan penampilan fisik semata, melainkan sebagai wadah pembinaan generasi muda yang memiliki kualitas 3B: Brain, Beauty, dan Behavior.

“Ini adalah langkah strategis dalam merekrut putra-putri terbaik daerah yang mampu menjadi wajah dan suara Aceh Utara dalam mempromosikan potensi wisata, baik di tingkat regional, nasional, hingga internasional,” ujarnya.

Ia juga menegaskan bahwa para duta wisata harus mampu menjaga nilai-nilai syariat Islam dan adat istiadat Aceh dalam setiap langkahnya. “Promosikan Aceh Utara ke dunia luar, namun tetap berpegang teguh pada jati diri dan marwah daerah,” tegasnya.

Mengusung tema “Pulih Lebih Cepat, Tumbuh Lebih Kuat,” kegiatan ini mencerminkan semangat kebangkitan Aceh Utara untuk terus maju dan berkembang di berbagai sektor, termasuk pariwisata.

Sementara itu, sambutan Plh. Kepala Dinas Kepemudaan, Olahraga, dan Pariwisata Aceh Utara, Nurlaila, menyampaikan bahwa ajang ini bukan hanya tentang kompetisi, tetapi juga sebagai sarana pembentukan karakter generasi muda.

“Agam dan Inong terpilih nantinya diharapkan menjadi teladan di tengah masyarakat sekaligus ujung tombak dalam mempromosikan kekayaan wisata, seni, dan budaya Aceh Utara,” ujarnya.

Ia juga memberikan motivasi kepada seluruh finalis agar terus berkarya dan tidak berkecil hati bagi yang belum terpilih, karena seluruh peserta telah melalui proses seleksi yang ketat dan membanggakan.

Acara yang dihadiri unsur Forkopimda, tokoh masyarakat, serta para orang tua finalis ini berlangsung dengan penuh khidmat dan antusias. Penobatan Agam Inong 2026 diharapkan mampu menjadi energi baru dalam memperkenalkan potensi Aceh Utara kepada dunia luas.

Dengan terpilihnya Saidul Qausar dan Mud Maina, diharapkan keduanya mampu mengemban amanah sebagai duta wisata yang tidak hanya berprestasi, tetapi juga berkontribusi nyata bagi kemajuan daerah.

 

Samsul

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *