Garut,Jejak-kasusnews.web.id – Dinas Kesehatan Kabupaten Garut menerima kunjungan jajaran redaksi media Jejakkasusnews.web.id dalam rangka penyampaian aduan masyarakat terkait dugaan keracunan obat yang diduga diberikan oleh Klinik BMC Bungbulang, Rabu (20/5/2026).
Kedatangan jajaran redaksi diterima langsung oleh Bidang Farmasi dan Bidang Pengaduan Dinas Kesehatan Kabupaten Garut guna menindaklanjuti beredarnya video di sejumlah media sosial terkait dugaan keracunan obat terhadap seorang anak sekolah dasar.
Kasus tersebut menjadi perhatian publik setelah seorang siswa kelas 4 SD berinisial BRA (10), warga Kampung Cijayana, Desa Jagabaya, Kecamatan Mekarmukti, Kabupaten Garut, meninggal dunia usai sempat menjalani perawatan dan dirujuk ke RSUD Pameungpeuk pada Kamis (30/4/2026).
Kedua orang tua korban, berinisial L (40) dan H (50), mengaku sangat terpukul atas meninggalnya putra mereka yang dinilai terjadi secara mendadak setelah mengonsumsi obat dari klinik tersebut.
Dalam penyampaian aduan kepada Dinas Kesehatan Kabupaten Garut, pihak media bersama masyarakat meminta agar dilakukan langkah serius dan profesional terhadap dugaan kasus tersebut.
Adapun poin aduan yang disampaikan meliputi:
Meminta dilakukan investigasi dan pemeriksaan menyeluruh terkait dugaan efek obat yang diberikan oleh Klinik BMC Bungbulang.
Memeriksa prosedur pelayanan medis serta pemberian obat yang dilakukan pihak klinik.
Meminta penjelasan resmi kepada publik agar tidak menimbulkan keresahan di tengah masyarakat.
Meminta tindakan tegas apabila ditemukan adanya kelalaian maupun pelanggaran sesuai aturan yang berlaku.
Meminta evaluasi terhadap izin operasional dan standar pelayanan Klinik BMC Bungbulang apabila terbukti terjadi pelanggaran.
Pihak Jejakkasusnews.web.id berharap Dinas Kesehatan Kabupaten Garut dapat bertindak secara transparan, objektif, dan profesional demi menjaga keamanan pelayanan kesehatan masyarakat.
Selain itu, pihak media juga mempertanyakan bentuk sanksi yang akan diberikan apabila nantinya terbukti terjadi kelalaian atau kesalahan dalam pemberian obat oleh pihak klinik maupun tenaga kesehatan yang terlibat.
“Harapan kami adanya tindak lanjut yang serius dari Dinas Kesehatan Kabupaten Garut terkait dugaan pengaruh obat yang diberikan oleh Klinik BMC Bungbulang terhadap pasien. Kami berharap pemeriksaan dan investigasi dilakukan secara transparan demi menjaga keselamatan masyarakat,” ujar pihak redaksi Jejakkasusnews.web.id.
Pihak media menegaskan bahwa langkah pengaduan ini dilakukan sebagai bentuk kepedulian terhadap keselamatan masyarakat serta dorongan agar pelayanan kesehatan di Kabupaten Garut dapat berjalan sesuai standar dan ketentuan yang berlaku.
Di akhir penyampaian aduan, jajaran redaksi Jejakkasusnews.web.id mengucapkan terima kasih atas penerimaan dan respons dari Bidang Farmasi serta Bidang Pengaduan Dinas Kesehatan Kabupaten Garut.
Red**












