Garut,Jejakkasusnews.web.id – Kebakaran lahan kembali melanda kawasan Gunung Situ Cibungaok di wilayah Desa Mekarjaya, Kecamatan Bungbulang, Kabupaten Garut, pada Sabtu (19/9/2026).
Peristiwa ini menambah deretan kejadian serupa yang berulang sejak Agustus hingga September 2026 selama musim kemarau.
Kepulan asap pertama kali terlihat oleh sejumlah warga dari kejauhan sekitar pukul 17.00 WIB. Awalnya, warga mengira asap tersebut berasal dari aktivitas pembakaran rumput di lahan perkebunan biasa. Namun, sekira pukul 18.30 WIB, kobaran api mulai membumbung tinggi dan membesar.
Menariknya, peristiwa kebakaran di Gunung Situ Cibungaok ini diwarnai oleh mitos atau kepercayaan lokal yang diyakini secara turun-temurun oleh masyarakat Bungbulang.
Menurut warga setempat, kebakaran di area gunung tersebut hampir selalu terjadi di setiap puncak musim kemarau dan dipercaya sebagai isyarat alam bahwa musim hujan akan segera tiba.
“Biasanya bakal turun hujan, kalau gunung situ Cibungaok kebakaran, ini sudah sejak dulu seperti itu,” ungkap seorang warga, Ma Ineh.
Secara teknis, lokasi kebakaran dipastikan jauh dari pemukiman penduduk sehingga tidak berpotensi membahayakan keselamatan warga sekitar.
Kendati demikian, pihak Pemerintah Kecamatan Bungbulang bersama pemadam kebakaran (Damkar) tidak mau lengah. Tim gabungan terus melakukan pemantauan intensif, pengamanan, dan pengawasan di lapangan guna mengantisipasi agar perambatan api tidak meluas.
(Enjang)












