Sampang,Jejakkasusnews.web.id – Sabtu 1 Agustus 2026 — Situasi mencekam terjadi di Desa Majangan, Kecamatan Jrengik, Kabupaten Sampang. Desa ini diduga telah berjalan lama tanpa Kepala Desa maupun Pejabat Sementara (Pj) yang ditetapkan secara resmi, membuat warga bingung dan kehilangan arah terkait berbagai urusan kemasyarakatan.
Banyak warga Desa Majangan mengaku tidak mendapatkan informasi yang jelas mengenai kebijakan desa, penyaluran bantuan sosial (bansos), hingga rencana pembangunan desa. Lebih parahnya, hampir 85 persen warga mengaku sama sekali tidak memahami perkembangan pengelolaan Keuangan Desa (Keudes/KDKMP) serta kinerja Badan Usaha Milik Desa (BUMDes) setempat.
“Kami tidak tahu harus bertanya ke siapa. Soal bansos kadang ada yang terima kadang tidak, soal pembangunan jalan atau saluran air pun tidak jelas siapa yang mengurusnya. Apalagi soal uang desa dan BUMDes, hampir semua warga di sini tidak tahu bagaimana pengelolaannya selama ini,” ujar perwakilan warga Desa Majangan.
Karena ketidakpastian yang berlarut-larut, warga Desa Majangan akhirnya menyampaikan permohonan resmi kepada Bupati dan Wakil Bupati Sampang agar segera menanggapi keluhan mereka. Warga meminta pimpinan daerah segera memantau langsung kondisi di Desa Majangan, serta segera menetapkan pemimpin desa atau Pj Kepala Desa yang sah agar roda pemerintahan desa dapat berjalan kembali dengan baik.
Tidak hanya itu, warga juga secara tegas meminta pemerintah daerah untuk melakukan audit menyeluruh terhadap pengelolaan keuangan dan administrasi Desa Majangan untuk periode tahun 2019 hingga 2026. Langkah ini dimaksudkan untuk menjamin keterbukaan informasi publik, memastikan tidak ada penyimpangan, serta memberikan keadilan dan kepastian bagi seluruh warga Desa Majangan.
Sampai berita ini dirilis, belum ada tanggapan resmi dari pihak Kecamatan Jrengik maupun Pemerintah Kabupaten Sampang terkait keluhan dan permohonan warga Desa Majangan ini.
(Mat)













itu desa saya dan selama saya msih kecil sampai skrg tdk pernah ada perbaikan jalan apalagi skrg kepala desa tdk berguna hanya memperkaya diri saja mungkin kepala desa jga sdah mati suri ..
Desa mana kec mana