Tangis Haru Warnai Penyerahan 80 Huntap Alue Papen untuk Korban Banjir Aceh Utara

ACEH UTARA,Jejakkasusnews.web.id –
Bupati Aceh Utara H. Ismail A. Jalil, S.E., M.M., atau akrab disapa AyahWa, menyerahkan secara simbolis 80 unit hunian tetap (huntab) kepada warga terdampak banjir di Gampong Alue Papen, Kecamatan Tanah Jambo Aye, Aceh Utara, Senin (28/9/2026).

Sebanyak 80 unit huntab tersebut merupakan bantuan dari Yayasan Buddha Tzu Chi untuk masyarakat terdampak banjir. Seluruh unit yang diserahkan telah selesai dikerjakan dan siap dimanfaatkan oleh warga penerima manfaat.

Penyerahan huntab ini menjadi bagian dari upaya membantu masyarakat yang rumahnya mengalami kerusakan akibat bencana banjir, sekaligus mendukung proses pemulihan dan penataan kembali tempat tinggal warga terdampak.

Dalam kegiatan tersebut, AyahWa menyerahkan kunci hunian secara simbolis kepada perwakilan warga penerima manfaat. Penyerahan tersebut menandai selesainya pembangunan 80 unit huntab dari 120 yang ditargetkan dan dimulainya pemanfaatan hunian oleh masyarakat.

AyahWa mengatakan, bantuan hunian tetap tersebut diharapkan dapat memberikan tempat tinggal yang lebih aman dan layak bagi masyarakat terdampak banjir.

“Kita berharap dengan adanya huntab ini, masyarakat mendapatkan tempat tinggal yang lebih aman dan layak. Gunakan dan rawat fasilitas yang sudah disediakan sebaik mungkin,” ujar AyahWa.

AyahWa juga menyampaikan terima kasih dan apresiasi kepada Yayasan Buddha Tzu Chi yang telah memberikan bantuan pembangunan huntab bagi masyarakat terdampak banjir di Aceh Utara.

“Atas nama Pemerintah Kabupaten Aceh Utara dan masyarakat, kami mengucapkan terima kasih kepada Yayasan Buddha Tzu Chi atas bantuan dan kepeduliannya kepada masyarakat Aceh Utara yang terdampak banjir,” kata AyahWa.

Ia juga meminta masyarakat yang masih menempati rumah lama di kawasan rawan banjir, khususnya di sekitar bantaran Sungai Panton Labu, untuk memperhatikan faktor keselamatan dan memanfaatkan hunian yang telah disediakan.

Menurut Bupati, keselamatan masyarakat harus menjadi perhatian utama, terutama bagi warga yang sebelumnya tinggal di kawasan yang berisiko terdampak banjir.

“Kita tidak ingin masyarakat kembali ke tempat yang rawan apabila memang sudah tidak aman untuk dihuni. Keselamatan masyarakat harus menjadi yang utama,” ujarnya.

Hunian tersebut telah dilengkapi jaringan listrik dan sejumlah fasilitas dasar untuk menunjang kebutuhan masyarakat yang menempatinya.

Sementara itu, Mukim Jambo Aye Bukhari menyampaikan apresiasi kepada Pemerintah Kabupaten Aceh Utara, Yayasan Buddha Tzu Chi, PT PP, serta pihak-pihak lainnya yang telah memberikan perhatian kepada masyarakat terdampak banjir.

Ia mengatakan masyarakat telah melalui masa panjang dalam menghadapi dampak bencana, termasuk sebagian warga yang rumahnya rusak dan tidak lagi dapat ditempati.

Pada kesempatan tersebut, Bupati Aceh Utara turut meninjau langsung kondisi bangunan dan fasilitas huntab bersama unsur Forum Koordinasi Pimpinan Daerah (Forkopimda) dan pihak terkait.

Kegiatan tersebut turut dihadiri Dandim 0103 Aceh Utara, Kapolres Aceh Utara, Kajari Aceh Utara, anggota DPRK Aceh Utara, jajaran Pemerintah Kabupaten Aceh Utara, unsur Muspika Tanah Jambo Aye, tokoh masyarakat, serta warga penerima manfaat.

[ZR]

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *