LEDAKAN BERUNTUN GEMPARKAN WATUTUMOU 2, GUDANG DIDUGA PENYIMPANAN PETASAN DILALAP SI JAGO MERAH

 LEDAKAN BERUNTUN GEMPARKAN WATUTUMOU 2, GUDANG DIDUGA PENYIMPANAN PETASAN DILALAP SI JAGO MERAH

MINAHASA UTARA, SULAWESI UTARA – Jumat, 6 November 2026

Suasana dini hari di Desa Watutumou 2, Kecamatan Kalawat, Kabupaten Minahasa Utara (Minut), mendadak mencekam setelah kebakaran hebat melanda sebuah bangunan yang diduga kuat merupakan gudang penyimpanan petasan dan kembang api, Jumat (6/11/2026), sekitar pukul 01.00 WITA.

Kobaran api yang semakin membesar disertai rentetan ledakan keras dari material kembang api yang berada di dalam bangunan tersebut. Suara dentuman yang terjadi berulang kali bahkan dilaporkan terdengar hingga sejumlah wilayah sekitar, mulai dari Maumbi sampai Airmadidi.

Peristiwa tersebut sontak membuat masyarakat panik. Warga yang sedang beristirahat terbangun akibat suara ledakan yang bersahutan di tengah malam. Sejumlah masyarakat terlihat berhamburan keluar rumah untuk mencari tahu sumber suara dan menyaksikan kobaran api yang membumbung tinggi.

Ironisnya, di tengah situasi yang membahayakan, sejumlah warga justru mendekati lokasi kejadian untuk merekam peristiwa tersebut menggunakan telepon genggam. Kerumunan masyarakat yang memadati sekitar titik kebakaran sempat menjadi perhatian karena berpotensi membahayakan keselamatan mereka sekaligus menghambat akses petugas pemadam kebakaran.

Kejadian ini juga dengan cepat menyebar di media sosial. Berbagai rekaman video dan siaran langsung bermunculan di TikTok, Facebook, hingga Instagram. Dalam sejumlah unggahan, terlihat kobaran api menerangi langit malam disertai letupan kembang api yang terus meledak di tengah kebakaran.

Sementara itu, armada Pemadam Kebakaran (Damkar) Pemerintah Kabupaten Minahasa Utara bersama aparat gabungan telah dikerahkan ke lokasi untuk melakukan pemadaman dan mengendalikan situasi. Petugas terus berupaya menjinakkan api di tengah kondisi yang cukup berisiko akibat dugaan keberadaan bahan mudah terbakar dan material piroteknik di dalam bangunan.

Hingga berita ini diterbitkan, penyebab pasti kebakaran, status perizinan bangunan maupun penyimpanan petasan, jumlah kerugian material, serta kemungkinan adanya korban jiwa masih menunggu keterangan resmi dari pihak berwenang.

Masyarakat di sekitar lokasi diimbau agar tidak mendekati area kebakaran. Warga juga diminta memberikan ruang kepada petugas untuk menjalankan proses pemadaman, pengamanan, dan evakuasi demi menghindari jatuhnya korban tambahan.

Peristiwa ini menjadi perhatian serius dan diharapkan pihak berwenang segera melakukan penyelidikan menyeluruh, termasuk memastikan legalitas penyimpanan bahan kembang api serta standar keselamatan bangunan tersebut.

Tim Redaksi – Pantauan Sulawesi Utara

#BreakingNews #KebakaranMinut #LedakanPetasan #Watutumou2 #Kalawat #MinahasaUtara #SulawesiUtara #PantauanSulut

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *