News  

Polres Kutim dan BNN Ungkap 92 Kg Sabu, FKDM Beri Dukungan Penuh

SANGATTA,Jejak-kasusnews.web.id – Forum Kewaspadaan Dini Masyarakat (FKDM) Kabupaten Kutai Timur memberikan dukungan penuh terhadap keberhasilan pengungkapan kasus narkotika oleh gabungan aparat penegak hukum yang berhasil menyita 92 kilogram sabu dan 1.000 unit vape etomidate di Desa Miau Baru, Kecamatan Kongbeng.

Pengungkapan tersebut dilakukan oleh Badan Narkotika Nasional (BNN) Republik Indonesia bersama Polres Kutai Timur dan Polda Kalimantan Timur sebagai bagian dari upaya memberantas peredaran narkoba di wilayah Kalimantan Timur.

Ketua FKDM Kutai Timur, Khoirul Arifin menyampaikan apresiasi setinggi-tingginya kepada aparat yang dinilai berhasil menyelamatkan generasi muda dari ancaman bahaya narkotika dan zat adiktif berbahaya.

“Pengungkapan ini patut kita apresiasi setinggi-tingginya. Ini bukti nyata komitmen aparat dalam memberantas peredaran narkoba yang merusak generasi muda dan masa depan daerah kita,” ujar Khoirul Arifin dalam keterangannya, Jumat (22/5/2026).

Ia menegaskan, peredaran narkoba dan vape etomidate menjadi ancaman serius yang harus diwaspadai bersama karena dapat merusak kesehatan masyarakat, khususnya kalangan remaja dan generasi muda.

Menurutnya, perang terhadap narkoba tidak hanya menjadi tugas aparat penegak hukum, namun juga membutuhkan keterlibatan seluruh elemen masyarakat mulai dari keluarga, tokoh masyarakat, hingga organisasi kemasyarakatan.

“FKDM Kutai Timur mendukung penuh langkah aparat dalam memberantas narkoba. Kita semua harus bersatu menjaga lingkungan agar tidak menjadi tempat berkembangnya peredaran barang haram ini,” katanya.

Khoirul juga mengajak masyarakat untuk meningkatkan kewaspadaan dini terhadap aktivitas mencurigakan di lingkungan sekitar dan segera melaporkannya kepada pihak berwenang apabila ditemukan indikasi peredaran narkotika.

Selain itu, ia mengimbau para orang tua untuk memperkuat pengawasan terhadap anak-anak dan membangun komunikasi yang baik dalam keluarga guna mencegah penyalahgunaan narkoba sejak dini.

“Selamatkan generasi muda kita. Narkoba merusak masa depan dan menghancurkan kehidupan. Bersama FKDM, mari kita wujudkan Kutai Timur yang aman, sehat dan bebas narkoba,” tegasnya.

Kasus pengungkapan 92 kilogram sabu dan 1.000 vape etomidate tersebut menjadi salah satu pengungkapan terbesar di Kutai Timur sepanjang tahun 2026 dan mendapat perhatian luas dari masyarakat maupun tokoh daerah.

 

(Samsul Daeng Pasomba.PPWI)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *