News  

Pesan Haru Kepala Sekolah SMK Insan Mandiri untuk Kelas 12: “Jangan Pernah Lupa Dari Mana Kalian Berasal

Garut,Jejak-kasusnews.web.id — Suasana haru menyelimuti lingkungan sekolah SMK Insan Mandiri saat Kepala Sekolah, Firman Gojali, menyampaikan pesan penuh makna kepada seluruh siswa-siswi kelas 12 yang akan segera menghadapi ujian akhir dan momen kelulusan.” 25 Mei 2026

Di hadapan para guru dan siswa, Firman Gojali menyampaikan kata-kata yang membuat banyak siswa terdiam, bahkan meneteskan air mata. Dengan suara penuh ketulusan, beliau mengingatkan bahwa perjalanan selama tiga tahun di bangku sekolah bukanlah perjalanan yang mudah.

“Wilujeung paturay tineng, siswa-siswi kelas 12 SMK Insan Mandiri,” ucapnya dengan nada bergetar. “Hari ini bukan hanya tentang perpisahan, tetapi tentang langkah awal kalian menuju kehidupan yang sesungguhnya.”

Beliau mengenang bagaimana para siswa datang ke sekolah dengan berbagai cerita dan latar belakang kehidupan. Ada yang datang dengan penuh semangat, ada pula yang harus berjuang melawan keterbatasan ekonomi, membantu orang tua sepulang sekolah, hingga tetap bertahan walau banyak masalah yang dihadapi di rumah maupun lingkungan sekitar.

“Tiga tahun lalu kalian datang dengan seragam putih abu-abu, membawa mimpi dan harapan. Hari ini kalian berdiri sebagai anak-anak yang sudah tumbuh dewasa. Kami para guru menjadi saksi bagaimana kalian belajar, jatuh, bangkit, menangis, tertawa, dan berjuang bersama,” katanya.

Suasana semakin haru ketika Firman Gojali menyampaikan bahwa nilai akademik bukan satu-satunya ukuran kesuksesan seseorang.

“Kesuksesan bukan hanya soal angka di rapor. Kesuksesan adalah ketika kalian bisa menjadi anak yang berbakti kepada orang tua, menghormati guru, jujur dalam bekerja, dan tetap rendah hati saat berhasil nanti,” ungkapnya.

Beliau juga menitipkan pesan mendalam agar para siswa tidak melupakan jasa orang tua yang telah bekerja keras demi pendidikan anak-anaknya.

“Di luar sana ada ayah yang rela kehujanan mencari nafkah. Ada ibu yang diam-diam menangis memikirkan biaya sekolah kalian. Jangan sia-siakan pengorbanan mereka. Jika suatu hari kalian sukses, peluklah orang tua kalian dan katakan terima kasih,” ujarnya.

Beberapa siswa tampak menundukkan kepala menahan haru. Tidak sedikit guru yang ikut terdiam mendengar pesan tersebut.

Firman Gojali menegaskan bahwa pihak sekolah telah berusaha memberikan bekal terbaik bagi seluruh siswa agar siap menghadapi dunia kerja maupun melanjutkan pendidikan ke jenjang yang lebih tinggi.

“Kami telah memberikan ilmu, keterampilan, dan pengalaman terbaik yang kami miliki. Dunia luar memang tidak mudah, tetapi kami percaya kalian adalah generasi yang kuat dan mampu bersaing,” katanya.

Ia juga berpesan agar para lulusan tetap menjaga nama baik sekolah dan tidak terpengaruh oleh pergaulan negatif di luar sana.

“Ke mana pun kalian pergi nanti, ingatlah bahwa kalian pernah menjadi bagian dari keluarga besar SMK Insan Mandiri. Jagalah sikap, jagalah akhlak, dan jangan pernah malu menjadi anak kampung yang punya cita-cita besar,” tambahnya.

Menjelang akhir sambutannya, suasana semakin emosional saat beliau menyampaikan doa terbaik untuk seluruh siswa kelas 12.

“Jika nanti kalian berhasil, jangan lupa pulang dan lihat sekolah ini. Di tempat sederhana ini pernah ada guru-guru yang dengan tulus mendoakan kalian setiap hari. Kami mungkin tidak selalu sempurna dalam mendidik, tetapi percayalah, kami menyayangi kalian seperti anak kami sendiri.”

Beliau kemudian menutup pesannya dengan harapan agar seluruh siswa mampu meraih masa depan yang cerah.

“Selamat berjuang anak-anakku. Jangan takut gagal, karena kegagalan adalah bagian dari proses menuju keberhasilan. Teruslah melangkah, gapai cita-cita kalian, dan buktikan bahwa lulusan SMK Insan Mandiri mampu menjadi kebanggaan keluarga, bangsa, dan agama.”

Momen tersebut menjadi salah satu kenangan paling mengharukan bagi siswa-siswi kelas 12 SMK Insan Mandiri. Banyak di antara mereka yang mengaku tidak mampu menahan air mata saat mendengar pesan tulus dari kepala sekolah yang selama ini membimbing mereka dengan penuh kesabaran dan perhatian.

Perpisahan bukanlah akhir dari segalanya, melainkan awal dari perjalanan panjang menuju masa depan. Semoga seluruh siswa-siswi kelas 12 SMK Insan Mandiri diberikan kelancaran, keberhasilan, dan mampu menggapai impian yang selama ini mereka perjuangkan.

 

Ceng Djanu/Hendi Heryana

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *