News  

Limbah Diduga dari MBG Cemari Parit Permukiman, Warga Tandem Hilir I Keluhkan Bau Menyengat

Deli Serdang ,Jejak–kasusnews.web.id – Warga Desa Tandem Hilir I, Dusun VIII, Kecamatan Hamparan Perak, Kabupaten Deli Serdang mengeluhkan aliran limbah yang diduga berasal dari MBG dan masuk ke parit lingkungan permukiman warga. Kondisi tersebut disebut sudah berlangsung beberapa waktu terakhir dan menimbulkan bau tak sedap yang mengganggu aktivitas masyarakat sehari-hari.

Parit yang tercemar itu berada di jalur yang kerap dilintasi warga. Selain mengeluarkan aroma menyengat, warga juga khawatir limbah tersebut dapat berdampak terhadap kebersihan lingkungan dan kesehatan masyarakat apabila tidak segera ditangani.

“Sangat mengganggu karena paret ini jalur warga. Baunya menyengat dan membuat tidak nyaman,” ujar salah seorang warga yang meminta identitasnya tidak dipublikasikan.

Menurut warga, aliran limbah terlihat mengalir langsung ke parit permukiman sehingga menimbulkan keresahan di tengah masyarakat. Mereka berharap pemerintah desa maupun pihak terkait segera turun ke lokasi untuk melakukan pengecekan dan penanganan.

Warga meminta perhatian Kepala Desa Tandem Hilir I, Camat Hamparan Perak, hingga Pemerintah Kabupaten Deli Serdang agar persoalan tersebut tidak dibiarkan berlarut-larut. Mereka juga mendesak adanya pengawasan terhadap pengelolaan limbah agar tidak mencemari lingkungan warga.

Menanggapi keluhan tersebut, pihak yang disebut berinisial S.M membenarkan adanya permasalahan pada kolam penampungan limbah. Ia menyebut kerusakan pada kolam menyebabkan limbah meluap dan mengalir ke parit warga.

“Kolam limbahnya rusak, sehingga limbah mengalir ke paret warga,” jelasnya saat dikonfirmasi.

Meski demikian, hingga berita ini diturunkan, belum diketahui langkah konkret penanganan yang akan dilakukan untuk menghentikan aliran limbah tersebut.

Warga berharap pihak terkait segera melakukan perbaikan kolam penampungan limbah serta membersihkan aliran parit yang telah terdampak. Mereka juga meminta dinas lingkungan hidup turun tangan untuk memastikan pengelolaan limbah dilakukan sesuai aturan dan tidak membahayakan masyarakat sekitar.(tedjo)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *