News  

Kelvin Yansa, Kaperwil Sulteng, Mengecam Keras Dugaan Ketidaktepatan Penyaluran Bantuan di Desa Karya Mandiri

PARIGI MOUTONG,Jejak-kasusnews.web.id – Kepala Perwakilan Wilayah (Kaperwil) Sulawesi Tengah, Kelvin Yansa, mengecam keras apabila benar terdapat dugaan ketidaktepatan sasaran dalam penyaluran bantuan kepada masyarakat di Desa Karya Mandiri, Kecamatan Ongka Malino, Kabupaten Parigi Moutong.

Pernyataan tersebut disampaikan menyusul adanya laporan dari salah seorang warga yang mengaku telah didata dan dimintai fotokopi KTP sebagai persyaratan penerima bantuan. Namun, hingga saat ini warga tersebut mengaku tidak pernah menerima bantuan yang dijanjikan.

“Kami menerima laporan dari masyarakat yang menyebutkan bahwa mereka telah didata dan diminta menyerahkan KTP untuk program bantuan tertentu. Akan tetapi, menurut pengakuan warga, bantuan tersebut diduga hanya diterima oleh pihak-pihak tertentu, termasuk mereka yang bekerja di lingkungan kantor desa. Jika laporan ini benar, maka hal tersebut sangat memprihatinkan dan harus menjadi perhatian serius,” tegas Kelvin Yansa.

Ia meminta pemerintah desa untuk memberikan penjelasan secara terbuka kepada masyarakat terkait mekanisme pendataan dan penyaluran bantuan agar tidak menimbulkan dugaan adanya perlakuan yang tidak adil.

“Kami berharap pemerintah desa dapat transparan dan menjelaskan kepada masyarakat mengenai dasar penetapan penerima bantuan. Jangan sampai muncul kesan bahwa bantuan hanya diberikan kepada kelompok tertentu, sementara warga yang telah didata justru tidak menerima haknya,” lanjutnya.

Kelvin juga meminta instansi terkait, termasuk pemerintah kecamatan dan kabupaten, untuk melakukan evaluasi dan klarifikasi terhadap laporan yang beredar di masyarakat guna memastikan seluruh program bantuan berjalan sesuai aturan dan tepat sasaran.

“Hak masyarakat harus dilindungi. Setiap bantuan yang bersumber dari anggaran negara wajib disalurkan secara adil, transparan, dan sesuai dengan data penerima yang telah ditetapkan,” pungkasnya.

 

Red***

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *