News  

Perwakilan Mitra SPPG Pakenjeng: Dugaan Intimidasi Bukan Instruksi Forum, Melainkan Ulah Oknum

Garut,Jejak-kasusnews.web.id – Perwakilan Satuan Pelayanan Pemenuhan Gizi (SPPG) Kecamatan Pakenjeng, Ari Juanda, menegaskan komitmennya untuk memberdayakan pelaku Usaha Mikro, Kecil, dan Menengah (UMKM) lokal dalam penyediaan bahan baku Program Makan Bergizi Gratis (MBG). Namun, ia menekankan bahwa seluruh pemasok tetap wajib memenuhi persyaratan dan standar yang telah ditetapkan oleh Badan Gizi Nasional (BGN).

Menurut Ari, keberadaan UMKM yang telah beroperasi sebelum dapur SPPG berdiri menjadi prioritas untuk dilibatkan sebagai pemasok. Langkah tersebut dinilai sejalan dengan upaya meningkatkan perekonomian masyarakat di sekitar wilayah pelayanan tanpa mengabaikan aspek kualitas dan keamanan pangan.

«”Kami mendukung penggunaan pemasok lokal, termasuk UMKM, selama memenuhi persyaratan dan standar yang telah ditentukan oleh BGN. Jika memang sudah ada UMKM di sekitar wilayah SPPG sebelum dapur berdiri, tentu harus dikembangkan sebagai bagian dari peningkatan ekonomi lokal,” ujar Ari Juanda.»

Sementara itu, Perwakilan Mitra SPPG Kecamatan Pakenjeng, Jenal Mutaqin, turut memberikan klarifikasi terkait dugaan intimidasi terhadap peserta audiensi yang belakangan menjadi sorotan publik. Ia menegaskan bahwa apabila terdapat tindakan yang dilakukan oleh individu tertentu, hal tersebut merupakan tanggung jawab pribadi dan sama sekali tidak mewakili sikap maupun keputusan Forum Mitra SPPG Kecamatan Pakenjeng.

Jenal menjelaskan bahwa forum dibentuk sebagai wadah koordinasi dan kerja sama antarmitra dalam mendukung pelaksanaan Program MBG, mulai dari penyediaan bahan baku hingga operasional di lapangan. Karena itu, menurutnya, forum tidak pernah dibentuk untuk melakukan tekanan atau tindakan yang dapat menimbulkan keresahan di tengah masyarakat.

«”Kami juga kaget dengan adanya kejadian tersebut. Itu bukan atas nama forum, melainkan atas nama pribadi. Forum ini dibentuk untuk membangun kerja sama, mulai dari penyediaan bahan baku hingga pelaksanaan operasional, bukan untuk kepentingan pribadi,” tegas Jenal.»

Ia menambahkan, dugaan intimidasi yang ramai diperbincangkan terjadi di luar forum. Oleh sebab itu, setiap tindakan maupun pernyataan yang dilakukan oleh oknum tertentu tidak dapat dikaitkan sebagai sikap resmi Forum Mitra SPPG Kecamatan Pakenjeng.

Jenal berharap persoalan tersebut dapat diselesaikan melalui mekanisme yang berlaku dengan mengedepankan klarifikasi dari seluruh pihak. Ia juga mengajak seluruh mitra untuk tetap menjaga komunikasi, koordinasi, dan semangat kebersamaan agar pelaksanaan Program Makan Bergizi Gratis tetap berjalan sesuai tujuan.

Melalui pernyataan tersebut, Forum Mitra SPPG Kecamatan Pakenjeng menegaskan bahwa organisasi tidak pernah memberikan mandat kepada siapa pun untuk melakukan tindakan yang diduga mengandung unsur intimidasi ataupun mengatasnamakan forum tanpa adanya kesepakatan bersama.Jika diinginkan, saya juga dapat membuat versi yang lebih tajam dengan gaya headline media nasional atau versi yang lebih netral sesuai kaidah jurnalistik.

 

Red***

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *