Sampang Tambelangan,Jejak-kasusnews.web.id — Video konvoi siswa SMK 1 Tambelangan yang merayakan kemenangan usai meraih juara bergilir Forza Gloria Season 3 viral di media sosial. Dalam video tersebut, konvoi diduga berlangsung secara ugal-ugalan di jalan raya dan menuai sorotan publik, terlebih karena disebut-sebut ada mobil patroli Polsek Tambelangan yang turut mengawal iring-iringan tersebut.” Senin (27/4/2026)
Dalam rekaman yang beredar, sejumlah peserta konvoi terlihat melakukan aksi yang dinilai membahayakan keselamatan lalu lintas, seperti melintas tidak tertib, membentuk formasi kendaraan yang tidak sesuai aturan, hingga ada peserta yang terlihat mengeluarkan badan dari kendaraan saat berjalan.
Perayaan kemenangan yang seharusnya menjadi momen kebanggaan, justru menuai kritik karena dinilai berpotensi mengganggu ketertiban dan membahayakan pengguna jalan lain.
Mat Terbang Soroti Dugaan Pembiaran
Menanggapi video yang viral tersebut, Mat Terbang, seorang pemuda asal Kabupaten Sampang, menyampaikan keprihatinannya atas aksi konvoi tersebut, terutama jika benar terdapat unsur pengawalan tanpa adanya penertiban.
“Kami tentu bangga SMK 1 Tambelangan meraih prestasi, tapi perayaan jangan dilakukan dengan melanggar aturan lalu lintas. Jika benar ada patroli yang mengawal namun tidak memberi peringatan atau penertiban, ini patut menjadi perhatian karena terkesan ada pembiaran,” ujarnya.
Menurutnya, aparat seharusnya hadir memastikan kegiatan masyarakat berjalan tertib dan aman, bukan justru menimbulkan persepsi pembiaran terhadap pelanggaran.
Dinilai Berbahaya dan Berpotensi Picu Kecelakaan
Aksi konvoi yang disertai perilaku ugal-ugalan di jalan dinilai sangat berisiko memicu kecelakaan lalu lintas. Selain melanggar aturan, tindakan tersebut juga dapat membahayakan pengendara lain yang berada di jalur yang sama.
Masyarakat pun berharap momentum perayaan prestasi pelajar tetap dilakukan secara positif tanpa mengabaikan keselamatan dan ketertiban umum.
Publik Minta Klarifikasi
Sejumlah warga berharap pihak Polsek Tambelangan dapat memberikan klarifikasi terkait dugaan adanya mobil patroli yang mengawal konvoi tersebut. Selain itu, pihak sekolah juga diharapkan memberikan edukasi kepada siswa agar euforia kemenangan tidak diwujudkan dengan tindakan yang berpotensi melanggar hukum.
“Meraih juara harus dirayakan dengan cara yang baik dan tertib. Prestasi jangan dicederai oleh perilaku yang membahayakan,” ujar salah satu warga.
Peristiwa ini menjadi pengingat bahwa euforia kemenangan tetap harus dibarengi kedisiplinan, terutama dalam berlalu lintas, demi menjaga keselamatan bersama.
**(Mat










