Langkat,Jejak-kasusnews.web.id – 26 Juli 2026 – Kekecewaan mendalam meluap dari warga Desa Muka Payah, Kecamatan Hinai, Kabupaten Langkat. Jalan penghubung desa yang rusak parah tak kunjung tersentuh pembangunan pemerintah sejak puluhan tahun silam, memicu seruan warga meminta izin kepada Presiden Prabowo Subianto untuk menunda pembayaran pajak, guna membangun akses jalan secara swadaya.
Permohonan ini disampaikan langsung puluhan warga saat menerima kunjungan DPD Langkat LSM Generasi Masyarakat Adil Sejahtera (GMAS), yang dipanggil warga lewat pesan Ketua Warga, Pak Jainuddin
“Ketua, tolonglah berkunjung ke desa kami. Kami sudah bosan melihat jalan kami hancur parah. Kami tahu GMAS banyak memperjuangkan keluh kesah masyarakat Langkat, kami pun bagian dari masyarakat ini.”
Di tengah jalan berlubang yang menjadi satu-satunya akses menuju Kecamatan Tanjung Pura, Bung Hasan Lubis, Sekretaris Jenderal GMAS, menyampaikan aspirasi warga secara terbuka:
“Kami memohon perhatian Ibu Plt Bupati Tio Rita Surbakti. Keluhan ini sudah berpuluh tahun, bahkan sejak masa kemerdekaan jalan ini tak pernah disentuh pembangunan pemerintah. Warga tetap taat membayar pajak, namun hak dasar mereka terabaikan.”
Seorang ibu warga yang mewakili suara masyarakat menyampaikan permohonan dengan mata berkaca-kaca:
“Bapak Presiden Prabowo Subianto, jika pemerintah daerah tak mampu membangun jalan kami, ijinkan kami tidak membayar pajak untuk sementara. Kami akan kumpulkan seluruh uang pajak kami, dan bangun jalan ini dengan tenaga dan biaya sendiri secara swadaya.”
Bung Hasan menegaskan, gelombang keluhan kerusakan infrastruktur di Langkat sudah tak bisa dibiarkan:
“Warga masih percaya pada negara, namun birokrasi harus segera berbenah. Jika kepercayaan ini dirusak terus-menerus, jangan salahkan masyarakat jika mulai kehilangan keyakinan. Kami mendesak Pemkab Langkat dan seluruh jajaran pemerintahan segera turun tangan, sebelum kepercayaan rakyat hilang sepenuhnya.”
Sumber : LSM GMAS LANGKAT
RED***












