News  

KEKERINGAN MELANDA, PETANI PADI KAMPUNG KERTABRAYA RT 25/RW 10 DESA KERTAMANDALA TERANCAM GAGAL PANEN

CIAMIS,Jejak-kasusnews.web.id – Musim kemarau yang berlangsung ekstrem telah menyebabkan terhentinya aliran air irigasi di wilayah Kampung Kertabraya, RT 25/RW 10, Desa Kertamandala, Kecamatan Panjalu, Kabupaten Ciamis. Kondisi ini menimbulkan ancaman serius kegagalan panen bagi para petani padi setempat.

Berdasarkan pantauan di lapangan, aliran air dari saluran irigasi primer telah berhenti mengalir selama lebih dari tiga minggu. Akibatnya, ribuan tanaman padi yang memasuki usia 3 hingga 4 bulan mulai mengalami kekeringan parah, layu, dan mengering.

Ibu Eneng Rohimah , salah satu petani yang mengelola lahan seluas 1,5 hektar, menyatakan bahwa tidak adanya pasokan air sangat merugikan hasil kerja kerasnya selama berbulan-bulan. “Tanaman seharusnya segera menguning dan siap dipanen, namun kini terancam mati total. Upaya mengambil air dari sumber lain belum mampu menutupi kebutuhan seluruh lahan pertanian kami,” ungkapnya, Kamis (16/7/2026).

Ketua RT 25 Kampung Kertabraya, Bapak kohar, melaporkan bahwa pihaknya telah menyampaikan kondisi tersebut kepada Pemerintah Desa Kertamandala dan Kantor Kecamatan Panjalu. Warga memohon perhatian pemerintah daerah untuk segera memberikan bantuan, antara lain berupa unit pompa air, pasokan air bersih, maupun jaminan benih pengganti jika kerusakan tanaman sudah tidak dapat diselamatkan.

Hingga saat ini, belum ada kepastian mengenai kapan curah hujan akan turun atau aliran air irigasi dapat pulih kembali. Para petani berharap penanganan cepat dan tepat dapat segera dilaksanakan guna meminimalkan kerugian ekonomi yang diderita masyarakat.

(Deni Hidayatul Rohman)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *