News  

Ketakutan Melanda Bungbulang: Detik-Detik Mencekam Damkar Garut Lumpuhkan King Kobra 2,5 Meter di Pemukiman Warga

Garut,Jejakkasusnews.web.id – Kepanikan luar biasa mendadak merayap di Kampung Panyingkiran, Desa Bungbulang, Garut, pada Rabu (12/8/2026) petang. Suasana sore yang tenang seketika berubah menjadi teror menegangkan saat seekor pemangsa paling mematikan di dunia—King Kobra sepanjang 2,5 meter—menampakkan diri di tengah pemukiman padat warga.

​Sore itu, sekitar pukul 17.24 WIB, bayangan ketakutan menghampiri Ibu Lilis. Matanya membelalak tak percaya saat melihat sisik legam dan tubuh tegap sang raja ular merayap perlahan di halaman depan rumahnya. Belum sempat rasa terkejutnya hilang, monster berbisa seberat 2 kilogram tersebut mulai menghilang, menyelinap ke sela-sela dinding rumahnya.

​”Setitik bisa cukup untuk menghentikan detak jantung dalam hitungan menit.”
Nyawa dua penghuni rumah berada di ujung tanduk.

Bayang-bayang maut yang bersembunyi di balik dinding membuat nafas terhenti seketika.

​Balapan dengan Waktu: Respon Cepat Pasukan Penyelamat
​Menghadapi ancaman maut yang membayangi, Ibu Lilis dengan tangan gemetar segera meraih telepon, meminta pertolongan kepada Dinas Pemadam Kebakaran dan Penyelamatan (Disdamkarmat) Kabupaten Garut UPT Wilayah 2 Bungbulang.

​Hanya butuh dua menit bagi empat ksatria penyelamat dari Regu 1—yang dipimpin langsung oleh Danru Riswan Abdul Gani bersama personel Agam Sugama, Wahyu, dan Hendra Santoso—untuk membelah jalanan sejauh 2 kilometer dengan armada berpelat Z 9969 D. Tepat pukul 17.27 WIB, siren raungan mobil damkar berhenti di depan rumah Ibu Lilis.

​Pergulatan 42 Menit Melawan Sang Raja Berbisa
​Pukul 17.28 WIB, duel tak kasat mata dimulai. Mengandalkan tongkat penjepit dan keahlian tinggi, para petugas melangkah perlahan mendekati celah dinding tempat sang Kobra bersembunyi.

Setiap gerakan harus diperhitungkan dengan presisi sempurna; satu kesalahan kecil bisa berakibat fatal.

​Atmosfer di lokasi kejadian begitu mencekam. Waktu seolah berjalan sangat lambat saat petugas berusaha memancing keluar sang reptil raksasa yang terus mendesis mengancam.

​Setelah 42 menit pergulatan yang menguras keringat dan emosi, ketenangan dan keberanian petugas akhirnya membuahkan hasil. Pukul 18.10 WIB, sang King Kobra berhasil dilumpuhkan dan dievakuasi tanpa celah.

​Akhir yang Lega
​Tindakan cepat dan heroik ini berhasil menyelamatkan dua nyawa dari ancaman gigitan mematikan tanpa ada korban jiwa maupun luka-luka.

Sang raja ular kini telah diamankan sesuai standar keselamatan hewan, mengembalikan kedamaian dan senyum lega bagi warga Bungbulang yang sempat dicekam teror.
​(Enjang)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *