JENEPONTO,Jejakkasusnews.web.id – Ketua Radio Antar Penduduk Indonesia Daerah (RAPIDA) 24 Sulawesi Selatan, DR. H. Ilham Arief Sirajuddin, MM (IAS), resmi membuka kegiatan Jambore RAPI Tingkat Sulawesi Selatan dan Apel Akbar.
Pembukaan ini berlangsung di Bumi Perkemahan Parangloe Karisa, Kelurahan Empoang, Kecamatan Binamu, Kabupaten Jeneponto, pada Sabtu, 29 Agustus 2026 siang.
Acara akbar tahunan ini dihadiri oleh ratusan kontingen dan simpatisan radio antar penduduk yang berasal dari 24 kabupaten/kota se-Sulawesi Selatan.
Mengusung tema :
“Dengan Jambore RAPI, Kita Bangun Solidaritas, Kompak, serta Jalin Keakraban dan Silaturahmi Masyarakat Sulsel,”
Kegiatan ini dirancang sebagai momentum untuk mempererat hubungan persaudaraan sekaligus menegaskan peran sosial RAPI di tengah masyarakat.
Ketua Panitia Pelaksana, Zulkarnaim (JZ 24 ALW), melaporkan bahwa agenda yang dijadwalkan berlangsung selama dua hari (29–30 Agustus 2026) di Lapangan Passamaturukaung ini diisi dengan berbagai perlombaan ketangkasan komunikasi dan aktivitas sosial.
Salah satu daya tarik utama dari rangkaian acara ini adalah jalan santai yang menyediakan berbagai hadiah menarik, termasuk hadiah utama berupa satu ekor kuda.
Dalam sambutannya, Ilham Arief Sirajuddin (IAS) mengapresiasi loyalitas para anggota dan mengingatkan pentingnya menjunjung tinggi sportivitas serta nilai kemanusiaan.
Ia menegaskan bahwa RAPI bukan sekadar wadah menyalurkan hobi komunikasi radio, melainkan organisasi pengabdian yang selalu hadir dan siap diandalkan dalam penanganan bencana alam maupun bantuan darurat di daerah.
Pembukaan ditandai secara simbolis dengan penyematan rompi kepada Koordinator Satgas RAPIDA Sulsel
Ditempat yang sama Pewarta menemui DR.H.Ilham Arif Sirajuddin (IAS) dalam wawancaranya mengatakan,
Sebuah organisasi akan bisa besar bila kemudian semua anggota merasa memiliki organisasi itu,
dan organisasi itu pasti tidak boleh dikelola oleh seorang.
“Ada kata-kata bijak yang bisa dikatakan itu adalah mutiara dan ini, “SAYA SELALU KATAKAN BAHWA TANPA TEMAN BUKAN KITA SIAPA-SIAPA artinya Kalau RAPI ini mau menjadi besar maka konsilidasi dan silaturahmi harus terjaga dengan baik, apalagi kita tahu bahwa Komunikasi yang kita lakukan itu lebih dominan kita melalui Udara, Untuk itulah momentum-momentum seperti ini bisa jadikan ajang silaturahmi untuk mempertemukan yang selama ini cuman bisa bertemu di udara sekarang bisa kita bertemu di Darat dan itulah jalinan silaturahmi yang kita harapkan”.Tutup Ilham Arif Sirajuddin ( IAS )
(Arman Sulsel/Tim)
Pewarta : Nasution












