News  

Pemdes Jagabaya melakukan kegiatan Tabligh Akbar sambut Tahun Baru Islam 1448 Ajak Masyarakat Perkuat Ukhuwah dan Kepedulian Sosial

Garut,Jejak-kasusnews.web.id – Tabligh Akbar dalam rangka menyambut Tahun Baru Islam 1448 Hijriah yang digelar di lapangan Desa Jagabaya kecamatan mekarmukti kabupaten Garut 1/7/2026

Dalam sambutannya, kepala desa Yayan Suryana, mengajak seluruh masyarakat untuk menjadikan Tahun Baru Islam sebagai momentum meningkatkan kualitas diri, memperkuat ketahanan keluarga, serta mendidik generasi muda dengan nilai-nilai keagamaan sebagai bekal menghadapi berbagai tantangan zaman.

“Mari kita manfaatkan kegiatan ini sebagai momentum meningkatkan keimanan, memperkuat akhlak, mempererat persaudaraan, serta meningkatkan kepedulian sosial di tengah masyarakat,” ujar Yayan Suryana.

Menurut dia, momentum Tahun Baru Islam bukan sekadar pergantian angka dalam kalender Hijriah, namun juga momentum untuk hijrah menuju kehidupan yang lebih baik dan harus diwujudkan dalam kehidupan sehari-hari dan bermasyarakat

“Momentum Tahun Baru Islam bukan sekadar pergantian angka dalam kalender Hijriah, tetapi menjadi kesempatan bagi kita semua untuk melakukan hijrah menuju kehidupan yang lebih baik yang harus diwujudkan dalam kehidupan sehari-hari melalui penguatan ukhuwah Islamiyah, menjaga kerukunan, serta membangun lingkungan yang religius, aman, nyaman, dan harmonis,” tandasnya

Dengan penuh kehangatan, dia memberikan motivasi agar anak-anak terus semangat menuntut ilmu dan beribadah.

Kades pun mengapresiasi segenap panitia dan seluruh masyarakat yang telah menginisiasi kegiatan keagamaan tersebut sebagai sarana memperkuat nilai-nilai keislaman, kebersamaan dan kepedulian sosial di tengah masyarakat.

“Terima kasih dan apresiasi kepada seluruh panitia, masyarakat dan donatur yang terus memperkuat nilai-nilai keislaman, kebersamaan dan kepedulian sosial, membantu mereka yang membutuhkan pertolongan,” pungkasnya

Turut hadir juga forkopimcam mekarmukti dan ketua mui desa Jagabaya berserta tokoh masyarakat dan agama setempat.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *