Garut,Jejak-kasusnews.web.id – Suasana khidmat sekaligus mengharukan menyelimuti Kantor Polsek Bungbulang pada malam ini, Sabtu (2/5/2026).
Acara perpisahan Kapolsek Bungbulang yang dikemas dalam konsep “Ruang Riung” (ruang berkumpul) menjadi saksi bisu dilepasnya sosok pemimpin yang dikenal dekat dengan masyarakat.
Momen Kebersamaan yang Mendalam
Acara yang dihadiri oleh tokoh agama, tokoh masyarakat, serta perwakilan RAPI, FKPM, dan Senkom, ini tidak sekadar menjadi seremoni formal. Sesuai dengan namanya, Ruang Riung kali ini benar-benar menjadi wadah bagi warga untuk menyampaikan pesan dan kesan terakhir kepada sang Kapolsek yang akan berpindah tugas.
Dalam acara tersebut sejumlah tokoh masyarakat, Ormas, Mitra Polri dan unsur lainnya menyampaikan apresiasi atas dedikasi Kapolsek dalam menjaga kondusifitas wilayah serta sikapnya yang rendah hati.
Acara Ramah Tamah dan makan-makan atau ngopi bersama
yang penuh kekeluargaan, mencerminkan sinergitas yang selama ini terjalin kuat.
Suasana Penuh Haru, Puncak keharuan pecah saat Kapolsek menyampaikan pidato pamitnya. Dengan suara yang sesekali terbata, beliau menyampaikan rasa terima kasih atas dukungan warga Bungbulang selama masa jabatannya.
”Bungbulang bukan sekadar tempat tugas bagi saya, tapi sudah menjadi rumah kedua. Keramahan warga di setiap momen ‘riung’ (berkumpul) akan selalu saya rindukan,” ungkapnya di hadapan para tamu undangan.
Harapan untuk Masa Depan
Meskipun harus berpisah secara tugas kedinasan, masyarakat berharap silaturahmi yang telah terbangun melalui berbagai program sambang warga, Jumat berkah dan yang lainnya tetap terjaga.
Acara ditutup dengan sesi bersalaman dan foto bersama, di mana banyak yang hadir yang tak kuasa menahan air mata saat melepas sosok pengayom masyarakat tersebut.
Tak lepas dari itu Pimpinan
Komunitas dan Media Radio RJ, Kang Enje, yang kebetulan tidak hadir dikarenakan sedang acara di luar Bungbulang, lewat pesan WhatsApp menyampaikan salam perpisahan dan ucapan terimakasih atas sinergitasnya Polsek Bungbulang dengan Media Radio RJ
“Yang saya hormati Bapak Kapolsek Bungbulang, mitra sekaligus orang tua kami di lapangan. Hari ini, ada rasa berat yang menyelinap di antara frekuensi udara kami. Bukan karena gangguan sinyal, melainkan karena kita harus melepas salah satu sosok terbaik yang selama ini menjadi pengayom bagi kami, keluarga besar Radio RJ”, paparnya.
“Selama Bapak bertugas di wilayah Bungbulang, kami merasakan betul bagaimana sinergi antara kepolisian dan komunitas radio terjalin dengan amat jernih. Bapak bukan hanya hadir sebagai aparat penegak hukum, tapi sebagai sahabat yang selalu siap siaga ‘memonitor’ keluh kesah warga.
Kami teringat, di saat malam-malam sepi atau saat terjadi kebencanaan di wilayah kita, arahan dan koordinasi dari Bapak selalu memberikan rasa aman. Bapak telah membuktikan bahwa komunikasi yang baik adalah kunci utama kondusifnya sebuah wilayah.”lanjutnya.
“Pindah tugas hanyalah perpindahan titik koordinat, namun silaturahmi kita tidak boleh off-air. Kami mendoakan semoga di tempat penugasan yang baru, Bapak semakin sukses, semakin amanah, dan kariernya semakin memancar luas. Mohon maaf jika selama ini kami dari rekan-rekan Radio RJ ada tutur kata yang kurang berkenan atau koordinasi yang belum sempurna di udara maupun di darat.” lanjutnya lagi.
“Terima kasih atas pengabdiannya untuk masyarakat Bungbulang. Selamat bertugas di tempat baru, Komandan. Sampai kita bertemu lagi di frekuensi kesuksesan yang sama.
Radio RJ: Tetap Mengudara, Tetap Bersahabat!
Wassalamu’alaikum Warahmatullahi Wabarakatuh.” pungkasnya.
(Enjang)












