News  

Rewind The Memories: Reuni 43 Tahun Angkatan 83 SMPN 1 Belakang Padang Sarat Kebersamaan

Batam,Jejak-kasusnews.web.id – Suasana penuh haru, kebersamaan, dan tawa mewarnai pelaksanaan Reuni ke-43 Angkatan 83 SMP Negeri 1 Belakang Padang yang digelar pada 2–3 Mei 2026 di Belakang Padang, Batam. Setelah puluhan tahun dipisahkan oleh kesibukan, pekerjaan, dan perjalanan hidup masing-masing, para alumni akhirnya kembali dipertemukan dalam suasana hangat penuh kekeluargaan.

Reuni kali ini menjadi sangat istimewa karena merupakan reuni besar kedua yang berhasil dilaksanakan sejak para alumni menamatkan pendidikan 43 tahun silam. Momentum ini bukan hanya menjadi ajang bernostalgia mengenang masa-masa sekolah, tetapi juga menjadi ruang mempererat kembali tali silaturahmi yang selama ini terpisah oleh jarak dan waktu.

Dalam balutan semangat “Satu Hati, Satu Kenangan, Satu Angkatan”, para alumni tampak larut dalam cerita lama yang kembali hidup. Tawa pecah saat mengenang masa-masa sekolah, kenakalan remaja, hingga perjuangan bersama di bangku SMP dahulu. Banyak di antara alumni yang sudah puluhan tahun tidak saling bertemu, sehingga reuni ini menjadi momen penuh emosional dan kebahagiaan tersendiri.

Ruslan selaku Ketua Alumni sekaligus Ketua Panitia Reuni Angkatan 83 menyampaikan rasa syukur karena reuni tersebut akhirnya dapat kembali terlaksana dengan penuh kebersamaan.

“Sejak lulus 43 tahun lalu dari SMP Negeri 1 Belakang Padang, perjalanan hidup membawa kami ke berbagai tempat dan kesibukan masing-masing. Namun persahabatan yang terjalin sejak masa sekolah tetap menjadi ikatan yang tidak pernah putus. Reuni tahun ini menjadi sangat istimewa karena baru kedua kalinya reuni besar angkatan kami dapat dilaksanakan,” ujarnya kepada jejak kasus news. Selasa (12/5).

Menurut Ruslan, reuni ini bukan sekadar ajang berkumpul semata, tetapi juga menjadi momentum menjaga komunikasi dan memperkuat rasa persaudaraan antar sesama alumni. Selain itu, kegiatan tersebut juga sekaligus menjadi ajang halal bihalal meskipun suasana Idulfitri telah berlalu.

“Bagi kami, kebersamaan dan saling memaafkan tidak dibatasi oleh waktu,” tambahnya.

Tidak hanya menghadirkan suasana nostalgia, reuni Angkatan 83 juga membawa misi sosial dan kepedulian terhadap almamater tercinta. Sebagai bentuk rasa cinta kepada sekolah tempat mereka menimba ilmu puluhan tahun silam, para alumni turut memberikan bantuan berupa satu unit tenda panggung siap pakai untuk sekolah.

Bantuan tersebut nantinya akan digunakan oleh siswa-siswi sekolah untuk berbagai kegiatan, khususnya pentas seni dan aktivitas kreativitas pelajar. Selama ini, lapangan sekolah belum memiliki fasilitas panggung beratap sehingga kegiatan siswa sering terkendala sarana pendukung.

“Alhamdulillah, meskipun bantuan yang kami berikan tidak begitu besar, namun ini merupakan bentuk kepedulian dan rasa cinta kami kepada sekolah tempat kami menimba ilmu 43 tahun silam. Mudah-mudahan bantuan ini dapat bermanfaat bagi adik-adik di sekolah,” kata Ruslan.

Ia menjelaskan, ide pemberian bantuan tersebut lahir dari keinginan alumni untuk meninggalkan sesuatu yang bermanfaat bagi sekolah. Menurutnya, reuni bukan hanya tentang mengenang masa lalu, tetapi juga tentang memberi manfaat untuk masa depan generasi penerus.

“Kami ingin reuni ini tidak hanya berhenti pada nostalgia. Kami ingin ada sesuatu yang bisa kami tinggalkan dan bermanfaat bagi sekolah serta adik-adik yang sedang belajar di sana,” ungkapnya.

Suasana reuni semakin meriah dengan kehadiran alumni dari berbagai daerah, termasuk dari Jakarta dan sejumlah kota lainnya. Salah satu yang turut hadir adalah Didi Junaidi yang dahulu sempat berkecimpung di dunia perfilman dan sinetron Indonesia.

Kehadiran para alumni dari luar daerah semakin menambah hangat suasana kebersamaan. Berbagai kegiatan digelar untuk mempererat hubungan antar alumni, mulai dari ramah tamah, makan bersama, hiburan, hingga fun game yang berlangsung penuh canda dan tawa.

Menariknya, kegiatan fun game tersebut turut disponsori oleh Didi Junaidi dengan hadiah-hadiah unik dan menarik, bahkan terdapat hadiah berupa valuta asing yang membuat suasana semakin semarak.

Walaupun nilai hadiahnya tidak seberapa, namun kebahagiaan dan kebersamaan yang tercipta menjadi kenangan yang sangat berharga bagi seluruh alumni.

Dalam kegiatan tersebut, para alumni juga terlihat kompak mengenakan seragam reuni sambil berfoto bersama di sejumlah lokasi khas Belakang Padang. Momen-momen sederhana itu menjadi simbol bahwa persahabatan yang terjalin sejak remaja tetap hidup hingga usia yang tidak lagi muda.

Ruslan berharap kebersamaan yang telah terjalin selama puluhan tahun itu dapat terus dipertahankan dan semakin erat di masa mendatang. Ia juga menyampaikan harapan agar reuni berikutnya dapat kembali terlaksana dua tahun mendatang dalam Reuni ke-45 Angkatan 83.

“Insya Allah, jika diberikan kesehatan, umur panjang, dan rezeki yang dimudahkan, kami ingin kembali menggelar reuni pada dua tahun mendatang. Semoga silaturahmi ini tetap terjaga dan menjadi kenangan indah bagi seluruh alumni,” tutupnya.

 

Red. Izazat karunia

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *