Jombang,Jejakkasusnews.web.id – Udara pagi di kawasan Pondok Pesantren Bahrul Ulum, Tambakberas, Jombang, terasa begitu teduh pada Minggu (30/8/2026).
Di tengah suasana Muktamar Nahdlatul Ulama ke-35 yang berlangsung khidmat sejak 27 hingga 31 Agustus 2026, terpancar kerinduan mendalam agar bahtera jam’iyah kembali dipandu penuh oleh kearifan para kyai.
Sekitar pukul 08.00 WIB, Wakil Ketua Umum PIN, Zidni Fauz Abadi, terlihat berbincang hangat bersama beberapa gawagis sembari menikmati keheningan pagi.
Di antara perbincangan santai tersebut, tersirat harapan besar akan kemurnian proses musyawarah yang sedang berlangsung di arena muktamar.
Zidni menuturkan bahwa langkah organisasi sejatinya harus selaras dengan ketulusan dan tanda-tanda kebaikan dari Yang Maha Kuasa.
”Karena langit mengisyaratkan dan para kyai mengikhbarkan, mana mungkin AHWA masuk angin,” ungkap Zidni penuh keyakinan.
Harapan kini tertuju pada ketenangan bilik istikharah para kyai Anggota Ahlul Halli wal Aqdi (AHWA).
Seluruh proses diharapkan berjalan atas dasar murni khidmat kepada organisasi, murni dari ketulusan hati, serta bebas dari pengaruh maupun mediasi kepentingan pihak manapun.
”Jadi biar hening istikharah yang bicara, jangan bising kepentingan yang bertahta,” tambahnya lembut namun sarat makna.
Pada akhirnya, di atas sajadah yang terbentang dan melalui kearifan para kyai dalam menolak segala bentuk titipan, keselamatan jam’iyah akan senantiasa terjaga.
(Enjang)












