SIDOARJO,Jejak-kasusnews.web.id – Sebanyak 1.140 personel gabungan resmi diterjunkan untuk mengamankan pelaksanaan Pemilihan Kepala Desa (Pilkades) serentak tahun 2026 di Kabupaten Sidoarjo, Jawa Timur, Minggu (24/5/2026). Pengamanan dilakukan di 80 desa guna memastikan seluruh tahapan pesta demokrasi tingkat desa berjalan aman, tertib, dan kondusif.
Sebelum diberangkatkan ke lokasi pengamanan di 851 Tempat Pemungutan Suara (TPS), seluruh personel dari Polresta Sidoarjo dan polsek jajaran terlebih dahulu mengikuti apel kesiapan di lapangan Mapolresta Sidoarjo. Apel tersebut dipimpin langsung oleh Wakapolresta Sidoarjo, AKBP Mohammad Zainur Rofik.
Dalam arahannya, AKBP Mohammad Zainur Rofik menegaskan bahwa pihak kepolisian telah melakukan berbagai langkah antisipasi demi menjaga stabilitas keamanan selama pelaksanaan Pilkades serentak berlangsung.
“Sebelum pergeseran pasukan pengamanan Pilkades serentak, kami telah melakukan berbagai koordinasi dengan stakeholder terkait hingga penandatanganan deklarasi damai. Kami siap memberikan rasa aman kepada masyarakat,” ujarnya.
Ia juga menekankan pentingnya menjaga netralitas aparat keamanan selama proses demokrasi berlangsung. Menurutnya, seluruh personel yang bertugas diminta menjalankan tugas secara profesional, humanis, dan tidak berpihak kepada calon mana pun.
“Kami pastikan personel di mana pun keberadaannya tetap netral, serta melaksanakan tugas secara humanis dan profesional,” tegasnya.
Didukung Brimob Polda Jatim dan TNI
Dalam pelaksanaan pengamanan ini, Polresta Sidoarjo turut mendapat dukungan penuh dari Satuan Samapta dan Korps Brimob Polda Jawa Timur. Selain itu, unsur TNI serta Satuan Perlindungan Masyarakat (Linmas) dari Pemerintah Kabupaten Sidoarjo juga ikut dilibatkan untuk memperkuat pengamanan di seluruh wilayah penyelenggaraan Pilkades.
Pengamanan dilakukan secara menyeluruh mulai dari tahapan pencoblosan, penghitungan suara, hingga proses distribusi logistik Pilkades. Aparat juga disiagakan untuk mengantisipasi potensi gangguan keamanan maupun konflik antarpihak pendukung calon kepala desa.
Di sisi lain, pihak kepolisian mengimbau seluruh calon kepala desa, tim sukses, serta para pendukung agar tetap menjaga situasi tetap kondusif dan tidak melakukan tindakan yang dapat memicu perselisihan di tengah masyarakat.
“Kami berharap seluruh tahapan Pilkades dapat berjalan aman, tertib, dan damai. Semua pihak diminta menahan diri dan bersama-sama menjaga situasi kamtibmas,” pungkas AKBP Mohammad Zainur Rofik.
Pelaksanaan Pilkades serentak di Kabupaten Sidoarjo tahun ini menjadi perhatian khusus aparat keamanan mengingat tingginya partisipasi masyarakat dalam menentukan pemimpin desa secara demokratis.
Nono












