Aceh Singkil,Jejakkasusnews.web.id – PT Socfindo Kebun Lae Butar melaksanakan acara peringatan Maulid Nabi Muhammad SAW bertempat di Mesjid Al Mukhlisin, Minggu (1/11).
Hadir pada kegiatan ini diantaranya, Pengurus PT Socfindo Kebun Lae Butar, Erik Obaza Barus. Tekniker 1, Sri Sadono. Asisten Divisi 1, Gomgom H. Manik. Asisten Divisi 2, Riyanto. Asisten Divisi 3, Ringga P Sinulingga. Tekniker 2, Yudi Dharma, Nur Hidayatullah. Kepala Tata Usaha, M. Buchari Pohan.
Dari unsur Forkopimda Aceh Singkil tampak hadir, Dandim 0109, Waka Polres Aceh Singkil, Anggota DPRK, Polsek Simpang Kanan, Polsek Gunung Meriah, Camat Simpang kanan, Camat Gunung Mariah, Kepala Desa Rimo, Kepala Desa Tulaan serta tokoh masyarakat dan undangan lainnya.
Dalam sambutannya, Pengurus PT Socfindo Kebun Lae Butar, Erik Obaza Barus mengatakan momen peringatan Maulid Nabi yang dilaksanakan secara rutin pada setiap tahunnya bertujuan agar seluruh lapisan masyarakat dapat senantiasa meneladani sifat mulia serta akhlak terpuji dari Nabi Muhammad SAW dalam kehidupan sehari-hari secara berkelanjutan.
Pada kesempatan yang sama, Erik juga mengatakan, PT Socfindo Kebun Lae Butar akan menyelenggarakan kegiatan khitanan massal pada bulan Desember mendatang.
Sementara itu, Al Ustad Jaka Simanjuntak, dalam tausiyahnya menyampaikan kisah kelahiran serta perjalanan Nabi Muhammad SAW. Beliau menegaskan bahwa tidak ada nabi lain setelah Nabi Muhammad SAW.
“Ini adalah keyakinan asas dalam Islam yang dikenali sebagai ‘Khatamun Nabiyyin’ atau penutup segala nabi,” tuturnya.
Ustadz Jaka menjelaskan bahwa Nabi Muhammad SAW adalah utusan terakhir Allah SWT yang membawa risalah Islam yang sempurna, melengkapkan ajaran-ajaran yang dibawa oleh nabi-nabi sebelumnya.
Beliau turut mengupas tentang mukjizat-mukjizat Nabi Muhammad SAW, seperti Al-Quran yang kekal abadi, Isra’ Mi’raj, dan pembelahan bulan, yang semuanya menjadi bukti kenabian baginda.
Ustadz Jaka menekankan kepentingan untuk meneladani akhlak mulia Nabi Muhammad SAW dalam kehidupan seharian, kerana baginda adalah contoh terbaik bagi seluruh umat manusia.
Ceramah tersebut turut menyentuh tentang perjuangan Nabi dalam menyebarkan Islam, cobaan yang dihadapi, dan kesabaran serta ketabahan baginda dalam menghadapi segala rintangan.
Ustadz Jaka mengajak para hadirin untuk sentiasa berselawat ke atas Nabi Muhammad SAW dan mengamalkan sunnah-sunnah baginda agar mendapat syafaat di akhirat kelak.
Beliau mengakhiri ceramahnya dengan doa agar kita semua sentiasa berada di bawah rahmat dan petunjuk Allah SWT. (Syahrul)












