News  

Saat Air Terbuang Percuma, Warga Alue Bili Geulumpang Justru Kekurangan Pasokan Air Bersih

Baktiya,Jejakkasusnews.web.id – Masyarakat Gampong Alue Bili Geulumpang, Kecamatan Baktiya, Kabupaten Aceh Utara, kembali mengeluhkan belum normalnya pasokan air bersih PDAM hingga menjelang tujuh bulan pascabanjir hidrometeorologi yang melanda wilayah tersebut pada akhir tahun 2025 lalu. Jumat 5/6/2026.

Menurut masyarakat, hingga saat ini masih terdapat dua dusun yang sama sekali belum menikmati aliran air bersih. Sementara di dusun lainnya, pasokan air juga belum berjalan sebagaimana yang diharapkan warga.

Selain itu, masyarakat juga menemukan adanya dugaan kebocoran pipa PDAM di salah satu titik dalam wilayah gampong. Dari hasil pantauan warga, terlihat air meluap ke parit lining dengan ketinggian sekitar 20 sentimeter. Kondisi tersebut dinilai perlu segera ditindaklanjuti agar tidak terjadi pemborosan air di tengah kesulitan warga memperoleh pasokan air bersih.

Geuchik Alue Bili Geulumpang, Mukhtaruddin, S.Pd, berharap pihak terkait dapat segera melakukan pengecekan dan perbaikan terhadap jaringan distribusi air bersih yang mengalami kendala.

“Kami berharap permasalahan ini segera mendapat perhatian serius. Sudah hampir tujuh bulan pascabanjir, namun pelayanan air bersih kepada masyarakat masih belum normal. Kami juga berharap dugaan kebocoran pipa yang ditemukan warga dapat segera diperbaiki,” ujar Mukhtaruddin.

Sebagai bentuk aspirasi masyarakat, Pemerintah Gampong Alue Bili Geulumpang bersama perwakilan warga berencana menyampaikan surat resmi kepada Bupati Aceh Utara dalam waktu dekat. Surat tersebut berisi harapan agar pemerintah daerah dapat membantu mendorong percepatan penyelesaian berbagai kendala yang menyebabkan layanan air bersih PDAM belum kembali normal.

Masyarakat berharap pihak terkait segera mengambil langkah konkret agar kebutuhan dasar warga terhadap air bersih dapat terpenuhi dengan baik dan tidak lagi menjadi persoalan berkepanjangan dan berlarut larut.

Hingga berita ini ditayangkan, pihak PDAM Tirta Pase Aceh Utara belum memberikan keterangan resmi terkait keluhan masyarakat dan dugaan kebocoran pipa tersebut. Redaksi Jejakkasusnews.web.id tetap membuka ruang hak jawab dan hak klarifikasi kepada pihak terkait sesuai ketentuan Undang-Undang Pers yang berlaku.

 

[ZR]

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *