News  

Dandim 0611/Garut grebek kediaman kang Abeng preman pensiun bahas kolab program ketahanan pangan

GARUT,Jejak-kasusnews.web.id – Komandan Distrik Militer (Dandim) 0611/Garut, Letnan Kolonel Infanteri Fahrisal Efendi Sinaga, S.I.P., bersama jajaran Danramil melaksanakan safari silaturahmi dan peninjauan langsung ke kediaman serta lokasi pengelolaan program ketahanan pangan mandiri yang digagas oleh Kang Abeng, tokoh masyarakat yang dikenal sebagai “preman pensiun”, Selasa (7/7/2026).

‎Kunjungan ini bukan sekadar agenda seremonial, melainkan bentuk keseriusan TNI dalam merespons isu krusial ketahanan pangan yang kini menjadi fokus utama perhatian nasional. Di lokasi, rombongan meninjau secara mendalam berbagai aspek pengelolaan, mulai dari pemanfaatan lahan produktif, sistem produksi pertanian dan peternakan yang diterapkan, hingga pola distribusi hasil yang dilakukan secara berbasis komunitas.

‎Program yang digagas Kang Abeng dinilai telah menghadirkan solusi nyata dengan pendekatan kemandirian pangan yang berkelanjutan dan berakar dari kekuatan masyarakat setempat. Inisiatif ini bahkan dianggap layak menjadi contoh atau role model dalam membangun kekuatan ketahanan pangan mulai dari tingkat desa dan kelompok masyarakat bawah.

‎Dalam kesempatan tersebut, Dandim 0611/Garut Letkol Inf Fahrisal Efendi Sinaga, S.I.P., menyampaikan apresiasi yang tinggi terhadap pengembangan program tersebut.

‎“Kami sangat mengapresiasi apa yang telah dilakukan oleh Kang Abeng dan tim. Ini bukan sekadar konsep di atas kertas, melainkan sudah berjalan, teruji, dan memberikan manfaat nyata bagi lingkungan sekitar. Model seperti inilah yang harus kita dorong, dukung, dan kembangkan bersama-sama,” tegas Letkol Fahrisal.

‎Lebih lanjut ia menjelaskan, jajaran TNI khususnya Kodim 0611/Garut siap berkolaborasi penuh untuk memperluas dampak positif program ini.

‎“Kami melihat potensi besar untuk mereplikasi model ketahanan pangan mandiri ini ke seluruh wilayah Koramil di bawah naungan Kodim 0611/Garut. Melalui jaringan teritorial yang kuat yang dimiliki TNI di setiap pelosok desa, kami yakin sinergi antara inisiatif masyarakat dan dukungan institusi dapat mempercepat terwujudnya kemandirian pangan sekaligus memperkuat ekonomi masyarakat tingkat akar rumput,” tambahnya.

‎Hasil peninjauan ini langsung ditindaklanjuti dengan kesepakatan kolaborasi antara tim penggagas program bersama seluruh jajaran Danramil untuk menerapkan pola yang serupa di wilayah kerja masing-masing. Langkah ini dinilai sebagai strategi cepat, tepat sasaran, dan efektif dalam memperluas gerakan ketahanan pangan secara terstruktur dan masif.

‎Ke depan, kolaborasi ini diharapkan tidak hanya menjadi bukti sinergi yang erat antara TNI dan masyarakat, melainkan menjadi bukti nyata bahwa ketahanan pangan nasional dapat dibangun dari bawah, digerakkan oleh masyarakat, dan untuk kesejahteraan masyarakat itu sendiri.

Nurrakhman

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *