News, NTB  

PW SEMMI NTB Gelar Talk Show HANI 2026, Dorong Sinergi Berantas Narkoba dan Rumah Rehabilitasi di Pulau Sumbawa ‎

Sumbawa Besar, NTB, jejak-kasusnews.web.id, (3 Juli 2026) – Pengurus Wilayah Serikat Mahasiswa Muslimin Indonesia (PW SEMMI) Nusa Tenggara Barat menggelar Talk Show SEMMI NTB Bicara dalam rangka memperingati Hari Anti Narkotika Internasional (HANI) 2026. Kegiatan yang bekerja sama dengan Liputan Sumbawa tersebut berlangsung di Chicken Chili, kawasan Samota, Kabupaten Sumbawa, Kamis (2/7/2026).

‎Mengusung tema “NTB Pasar Narkotika” dengan subtema “NTB Bersih Narkoba: Komitmen Aksi dan Evaluasi Berkala SEMMI NTB, APH, dan Pemerintah Daerah”, forum ini menjadi ruang diskusi lintas sektor untuk memperkuat sinergi dalam upaya pencegahan, pemberantasan penyalahgunaan, dan peredaran gelap narkotika di Nusa Tenggara Barat.

‎Kegiatan tersebut menghadirkan sejumlah narasumber dari berbagai unsur, di antaranya aktivis antinarkoba Uswatun Hasanah, Kasat Resnarkoba Polres Sumbawa IPTU Harirustaman, SH, perwakilan Kejaksaan Negeri Sumbawa Yuda, SH, Ketua Tim P2M BNNK Sumbawa Nursyafruddin, A.Md., Ketua MUI Kabupaten Sumbawa H. Faisal Salim, S.Ag., M.M.Inov., Ketua LATS Dr. M. Ikhsan Safitri, SH., M.Si., serta Kepala Desa Labuhan Burung Iwan Iskandar Putra.

‎Selain dihadiri para narasumber, kegiatan juga diikuti oleh unsur Pemerintah Kabupaten Sumbawa, KNPI, organisasi kepemudaan, HMI, PMII, JMSI, MIO, akademisi, tokoh agama, tokoh adat, tokoh masyarakat, insan pers, serta mahasiswa dari berbagai perguruan tinggi.

‎Ketua PW SEMMI NTB, Muhammad Rizal Ansari, SH, mengatakan bahwa kegiatan tersebut merupakan bentuk komitmen organisasinya dalam membangun kolaborasi seluruh elemen masyarakat guna mencari solusi atas persoalan narkotika yang semakin mengkhawatirkan di Nusa Tenggara Barat.

‎Menurut Rizal, pemberantasan narkoba tidak dapat dibebankan hanya kepada aparat penegak hukum. Dibutuhkan keterlibatan pemerintah, tokoh agama, tokoh adat, dunia pendidikan, organisasi kepemudaan, media, hingga masyarakat agar upaya pencegahan dan penindakan dapat berjalan secara beriringan.

‎”Kami ingin forum ini menjadi ruang konsolidasi gagasan dan komitmen bersama. Perang melawan narkoba tidak cukup hanya melalui penindakan hukum, tetapi juga harus diperkuat dengan edukasi, pencegahan, pemberdayaan masyarakat, dan pengawasan bersama,” ujarnya.

‎Ia menambahkan, Talk Show SEMMI NTB Bicara merupakan bagian dari komitmen organisasi dalam mengawal berbagai isu strategis di daerah, khususnya ancaman narkotika yang dinilai semakin mengancam masa depan generasi muda.

‎Rizal berharap hasil diskusi tidak berhenti sebagai kegiatan seremonial, melainkan melahirkan rekomendasi yang dapat ditindaklanjuti oleh seluruh pemangku kepentingan.

‎”Harus ada langkah nyata, evaluasi berkala, dan kerja sama lintas sektor agar cita-cita mewujudkan NTB Bersih Narkoba benar-benar dapat diwujudkan. SEMMI NTB akan terus mengawal isu ini sebagai bentuk tanggung jawab moral dalam menyelamatkan generasi muda dari ancaman narkotika,” tegasnya.

‎Salah satu rekomendasi utama yang dihasilkan dalam forum tersebut adalah mendorong Pemerintah Provinsi Nusa Tenggara Barat, pemerintah kabupaten/kota se-Pulau Sumbawa, Badan Narkotika Nasional (BNN), serta kementerian dan lembaga terkait untuk membangun Rumah Rehabilitasi Narkoba yang representatif di Pulau Sumbawa.

‎Keberadaan fasilitas rehabilitasi tersebut dinilai sangat penting agar masyarakat yang menjadi korban penyalahgunaan narkotika dapat memperoleh layanan rehabilitasi medis, rehabilitasi sosial, hingga layanan pascarehabilitasi secara cepat, mudah dijangkau, dan berkelanjutan tanpa harus dirujuk ke luar Pulau Sumbawa.

‎Melalui rekomendasi tersebut, PW SEMMI NTB berharap penanganan persoalan narkotika di Pulau Sumbawa tidak hanya berorientasi pada aspek penegakan hukum, tetapi juga memperkuat layanan rehabilitasi sebagai bagian dari pendekatan yang lebih komprehensif dalam menyelamatkan korban penyalahgunaan narkotika serta memutus mata rantai peredaran gelap narkoba di daerah. (Red)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *