NTB  

Mahasiswa Promer UTS Edukasi Karakter Siswa SDN Batu Dulang: “Menjadi Anak Hebat dengan Etika yang Kuat”

Sumbawa Besar, jejek-kasusnews.web.id — Mahasiswa Universitas Teknologi Sumbawa (UTS) yang tergabung dalam Program Merdeka (Promer) Desa Batu Dulang menggelar sosialisasi pendidikan karakter bertajuk “Menjadi Anak Hebat dengan Etika yang Kuat” di SDN Batu Dulang, Kecamatan Batu Lanteh, Kabupaten Sumbawa, Nusa Tenggara Barat.

Kegiatan ini merupakan bentuk kepedulian mahasiswa terhadap pentingnya pembentukan karakter anak sejak usia dini di tengah pesatnya perkembangan teknologi dan perubahan sosial. Sosialisasi difokuskan pada penanaman nilai-nilai sopan santun, tata krama, serta sikap saling menghormati kepada orang tua, guru, dan sesama teman.

Ketua Promer Desa Batu Dulang, Shamil Ali Ahmad, menegaskan bahwa pendidikan karakter memiliki peran penting dalam membentuk generasi yang tidak hanya cerdas secara akademik, tetapi juga matang secara moral.

“Kami ingin menanamkan pola pikir bahwa menjadi anak hebat bukan hanya soal memperoleh nilai tinggi di kelas, tetapi juga tentang bagaimana bersikap sopan dan menghargai sesama. Di tengah arus informasi yang begitu masif, pendidikan karakter menjadi fondasi yang harus diperkuat sejak dini,” ujar Shamil.

Agar materi lebih mudah dipahami oleh siswa sekolah dasar, mahasiswa Promer menggunakan metode pembelajaran yang interaktif dan komunikatif. Beberapa pendekatan yang diterapkan di antaranya penggunaan media visual berupa gambar dan ilustrasi menarik, praktik role-playing atau simulasi sikap sopan kepada guru dan teman, hingga pembiasaan The Magic Words seperti “Tolong”, “Maaf”, dan “Terima Kasih”.

Selain membahas etika dasar, kegiatan ini juga memberikan edukasi mengenai pentingnya menghargai perbedaan dan pencegahan perundungan (bullying) di lingkungan sekolah.

Berdasarkan evaluasi di akhir kegiatan, sekitar 90 persen siswa mampu membedakan perilaku etis dan tidak etis dengan tepat. Respons positif juga datang dari para guru SDN Batu Dulang yang mengaku melihat perubahan sikap siswa setelah mengikuti sosialisasi, seperti lebih rutin memberi salam dan lebih santun saat meminta izin di kelas.

Melalui kegiatan ini, Mahasiswa Promer UTS berharap nilai-nilai moral yang telah diajarkan dapat terus diterapkan dalam kehidupan sehari-hari, baik di lingkungan sekolah maupun keluarga, guna menciptakan generasi muda yang berkarakter, berintegritas, dan memiliki kepedulian sosial yang tinggi. (Red) 

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *