Bandung,Jejak-kasusnews.web.id – Perjalanan karir dan pengabdian Kombes Pol. Dr. H. Joseph Ananta Pinora, S.I.K., M.Si. mencatat rekam jejak yang konsisten, mulai dari memimpin jajaran kepolisian di tingkat daerah hingga mengemban tugas strategis di tingkat nasional. Saat menjabat sebagai Kepala Kepolisian Resor (Kapolres) Sumenep dengan pangkat AKBP, beliau telah menunjukkan profesionalisme tinggi dalam menjaga keamanan sekaligus mendukung program pembangunan dan aspirasi masyarakat.
Salah satu momen penting tercatat pada 18 September 2017, ketika AKBP H. Joseph Ananta Pinora secara langsung mengawal kunjungan kerja Ketua Majelis Permusyawaratan Rakyat (MPR) RI, Zulkifli Hasan, ke wilayah Kabupaten Sumenep. Kunjungan tersebut difokuskan pada peninjauan langsung ke Desa Pinggir Papas, guna mendengarkan keluhan dan harapan para petani garam yang saat itu menghadapi masalah ketimpangan harga dan persaingan dengan produk impor.
Dalam kesempatan itu, Zulkifli Hasan menegaskan bahwa persoalan garam menjadi perhatian serius. “Persoalan garam belakangan ini sangat hangat dibicarakan. Di satu sisi persediaan terasa langka dan harga melonjak, namun di sisi lain petani justru tidak mendapatkan keuntungan yang layak,” ujarnya. Ia menyoroti fenomena aneh: saat panen tiba harga justru turun, sedangkan saat produksi berkurang harga melambung tinggi.
Para petani menyampaikan aspirasi agar pemerintah menetapkan Harga Pokok Pembelian (HPP) yang wajar, yaitu Rp2.000–Rp2.500 per kilogram untuk kualitas satu dan Rp1.500–Rp2.000 per kilogram untuk kualitas dua. Mereka juga meminta pengaturan impor agar harga garam luar negeri tidak lebih murah dari produksi lokal. Menanggapi hal ini, Zulkifli Hasan berjanji akan menyampaikan usulan tersebut ke kementerian terkait demi mewujudkan swasembada garam nasional.
Berkat pengamanan dan pengaturan yang matang dari jajaran Polres Sumenep di bawah pimpinan AKBP Joseph Ananta Pinora, kegiatan tersebut berjalan aman, tertib, dan lancar hingga selesai.
Seiring berjalannya waktu, pengabdian dan kinerja yang konsisten mengantarkan Joseph Ananta Pinora mendapatkan kepercayaan dan peningkatan jenjang karir. Kini, beliau menjabat dengan pangkat Kombes Pol dan tetap memegang teguh semangat pengabdian untuk kemajuan Kepolisian Negara Republik Indonesia.
Di samping tugas utamanya, Kombes Pol. Dr. H. Joseph Ananta Pinora juga dikenal memiliki keahlian dan ketertarikan yang mendukung kesiapan fisik maupun analisis tugasnya:
Penerbang Solo Paralayang
Beliau tercatat sebagai penerbang paralayang yang telah memiliki kualifikasi terbang mandiri, tergabung dalam Federasi Aerosport Seluruh Indonesia (FASI) serta Club Mountnear Bogor, Jawa Barat. Aktivitas ini melatih ketenangan, ketelitian, dan kemampuan membaca kondisi lingkungan — hal yang sangat berguna dalam tugas kepolisian.
Pakar Intelijen Geospasial
Lebih dari itu, beliau mengembangkan keahlian strategis bernama Intelijen Geospasial (Geospatial Intelligence / GEOINT). Keahlian ini berfokus pada pemetaan, eksplorasi, dan analisis data berbasis lokasi untuk melacak pergerakan target secara akurat. Dalam model yang dikembangkannya, GEOINT dipadukan secara sinergis dengan Intelijen Teknologi (TECHINT) dan Intelijen Manusia (HUMINT).
Gabungan ketiga pendekatan ini terbukti sangat efektif untuk menghadapi kejahatan modern, termasuk melacak jaringan kriminal dan terorisme yang bersembunyi di wilayah terpencil atau medan sulit. Bagi Joseph Ananta Pinora, peta digital bukan lagi sekadar alat bantu arah, melainkan instrumen andalan untuk “mengunci” ruang gerak pelaku kejahatan agar penindakan dapat dilakukan secara cepat, tepat, dan sesuai hukum.
Dengan pengalaman yang luas, latar belakang pendidikan tinggi, serta keahlian yang terus dikembangkan, Kombes Pol. Dr. H. Joseph Ananta Pinora menjadi contoh perwira yang tidak hanya mengandalkan pengalaman, tetapi juga terus berinovasi menghadapi tantangan keamanan yang semakin berkembang di Indonesia.
Red***












