News  

Dugaan Pelecehan Penumpang Perempuan oleh Oknum Sopir Rental Jalur Moutong–Palu Resahkan Warga, Keluarga Minta Pihak Berwajib Bertindak

SULAWESI TENGAH,Jejak-kasusnews.web.id – Kasus dugaan pelecehan seksual di dalam transportasi umum kembali terjadi dan meresahkan warga Sulawesi Tengah. Seorang penumpang perempuan melaporkan tindakan tidak senonoh yang diduga dilakukan oleh oknum sopir rental jalur Moutong–Palu berinisial IR, yang diketahui merupakan warga asal Lambunu.

Berdasarkan keterangan yang dihimpun dari korban, insiden memilukan tersebut terjadi pada Rabu sore. Korban awalnya menaiki kendaraan rental yang dikemudikan oleh terlapor dari wilayah Kasimbar.

Petaka terjadi saat kendaraan tersebut singgah di sebuah tempat makan di daerah Kasimbar. Oknum sopir tersebut diduga mulai melakukan aksi lancang dan kurang ajar dengan menyentuh serta meraba bagian tubuh korban tanpa persetujuan.

Abaikan Teguran dan Nasihat Keluarga
Tindakan tidak sopan pelaku sempat diketahui oleh ibu korban melalui sambungan telepon. Pihak keluarga bahkan sudah berupaya memberikan teguran keras serta nasihat langsung kepada pelaku agar menjaga etikanya sebagai penyedia jasa transportasi. Namun, teguran tersebut kabarnya sama sekali tidak diindahkan, dan pelaku tetap melanjutkan tindakan kurang ajarnya di sepanjang perjalanan.

Korban mengaku kerap menggunakan jasa rental di jalur Palu–Moutong tersebut, namun baru kali ini mendapatkan perlakuan traumatis dari oknum sopir Lambunu tersebut.

Keluarga Korban Tolak Damai, Desak Penegakan Hukum
Atas insiden yang mencoreng kehormatan dan keselamatan kaum perempuan ini, korban menegaskan bahwa dirinya tidak tinggal sendiri. Pihak keluarga besar korban yang berada di perlintasan jalur Dongka, Ongka, hingga Numpabomba dikabarkan telah mengetahui kejadian ini dan menaruh perhatian serius.

Pihak keluarga meminta agar kasus ini segera diusut dan mendesak aparat penegak hukum (APH) setempat serta komunitas/agen rental lokal untuk segera mengambil tindakan tegas terhadap pelaku demi keamanan para penumpang perempuan lainnya di masa mendatang. Korban juga mengimbau agar para perempuan yang hendak bepergian dari atau menuju Palu untuk lebih selektif dan waspada terhadap oknum sopir tersebut guna menghindari adanya korban baru. (Adhy)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *