PANDEGLANG,Jejakkasusnews.web.id — Pepatah lama mengatakan “pembeli adalah raja”, namun kenyataan tersebut tak dirasakan oleh seorang warga saat berbelanja di gerai Indomaret yang terletak di Kampung Bajeg, Desa Koklelet, Kecamatan Picung, Kabupaten Pandeglang. Pasalnya, selain dinilai buruk, sikap karyawan di sana disebut kurang ramah bahkan terkesan mengolok-olok pelanggan. 26/09/2026
Keluhan ini disampaikan langsung oleh Nuryahman, salah satu pembeli yang mengalami kejadian tersebut. Menurut keterangannya, saat itu ia berbelanja senilai Rp260.000. Di momen pembayaran, ia mencoba menyapa sekaligus menanyakan hal yang wajar kepada petugas kasir.
”Saya basa-basi menanyakan ada bonus atau tidak, tapi petugas tidak menjawab. Malah dia mengucapkan sesuatu yang terdengar tidak sopan, diulang sampai dua kali dengan nada yang menyiratkan olok-olok,” ujar Nuryahman menceritakan pengalamannya.
Nuryahman merasa kecewa dan tidak dihargai. Baginya, sekadar menyapa dan bertanya hal sederhana tidak seharusnya dibalas dengan sikap dingin maupun ucapan yang terkesan meremehkan. Pelayanan yang baik, kata dia, adalah hak setiap pembeli, berapapun nilai belanjaannya.
”Saya bukan meminta perlakuan istimewa, cukup dilayani dengan sopan dan ramah. Itu saja,” tegasnya.
Hingga kini belum ada pernyataan resmi dari pihak manajemen Indomaret terkait keluhan ini. Warga berharap pihak terkait segera menindaklanjuti agar kejadian serupa tidak terulang dan pelayanan kepada masyarakat di Desa Koklelet dan sekitarnya dapat meningkat menjadi lebih baik.
(Arman Sulsel/Tim)
PEMBELI DI INDOMARET KAMPUNG BAJEG KELUHKAN PELAYANAN KURANG RAMAH: “DITANYA TAK DIJAWAB, MALAH DIOLAK-OLIK”












