Sulawesi Tengah,Jejak-kasusnews.web.id – Peristiwa dugaan penikaman terjadi di area SPBU (Pertamina) Desa Ogomolos, Kecamatan Mepanga, Kabupaten Parigi Moutong, Sulawesi Tengah, pada Jumat (12/6/2026).
Berdasarkan keterangan sejumlah warga yang berada di lokasi kejadian, korban saat itu sedang berada di atas sepeda motor ketika tiba-tiba didatangi pelaku. Pelaku kemudian diduga langsung melakukan penikaman ke arah korban.
“Korban sempat menangkis serangan tersebut sehingga luka terkena di bagian tangan,” ungkap salah seorang warga yang meminta namanya tidak dipublikasikan.
Saat awak media tiba di lokasi, korban diketahui sudah lebih dahulu dievakuasi oleh petugas ke Pos PJR Kotaraya sebelum akhirnya dirujuk ke RS Mepanga untuk mendapatkan penanganan medis. Informasi yang dihimpun menyebutkan korban hanya mengalami luka ringan pada bagian tangan.
Pasca kejadian, situasi di sekitar lokasi sempat memanas. Korban diketahui berasal dari Desa Mepanga sehingga sejumlah warga dari desa tersebut dikabarkan berkumpul dan mendatangi lokasi kejadian untuk mencari pelaku.
Namun saat warga tiba di sekitar SPBU Ogomolos, pelaku dilaporkan telah melarikan diri. Menurut keterangan warga, pelaku merupakan pendatang yang berdomisili di Desa Ogomolos dan berasal dari wilayah Pate Barat, Kabupaten Tolitoli.
“Setahu kami, pelaku ini bukan warga asli Ogomolos. Dia pendatang dan pernah terlibat kejadian serupa beberapa kali,” ujar seorang warga Ogomolos yang enggan disebutkan identitasnya. Informasi tersebut masih memerlukan pendalaman lebih lanjut dari pihak berwenang.
Sementara itu, aparat kepolisian dari Polpos Kotaraya diketahui telah mendatangi lokasi kejadian. Berdasarkan informasi yang diperoleh media, petugas kemudian bergerak menuju rumah sakit untuk melihat kondisi korban dan melakukan pengumpulan keterangan.
Warga juga menyebutkan bahwa pihak kepolisian telah mengamankan salah satu terduga yang merupakan anak dari pelaku. Namun hingga berita ini diterbitkan, belum ada keterangan resmi dari pihak kepolisian terkait kronologi lengkap maupun status hukum para pihak yang terlibat.
Kasus ini kini masih dalam penanganan aparat kepolisian guna mengungkap motif serta memastikan seluruh fakta yang berkaitan dengan peristiwa tersebut.
Penulis : Kelvin
Hub No Red : 082128331816












