Piasan Pase Sukses, Tokoh Baktiya Dorong Generasi Muda Kenali Adat dan Budaya Aceh

ACEH UTARA,Jejakkasusnews.web.id –
‎Sejumlah tokoh masyarakat dan warga Kecamatan Baktiya, Kabupaten Aceh Utara, menyampaikan apresiasi atas suksesnya rangkaian peringatan Milad Samudera Pasai ke-800 yang berlangsung selama beberapa hari dan melibatkan berbagai pihak dari berbagai unsur.” ‎Jumat (18/9/2026).

‎Pelaksanaan kegiatan yang dikemas dalam agenda Piasan Pase tersebut dinilai tidak hanya menjadi momentum untuk mengenang sejarah kejayaan Samudera Pasai, tetapi juga menjadi ruang untuk memperkuat kebersamaan, adat, budaya, keagamaan, serta semangat masyarakat dalam menjaga identitas sejarah Aceh Utara.

‎Tokoh masyarakat Baktiya menilai rangkaian kegiatan yang disusun dalam Piasan Pase berjalan dengan cukup tertata. Berbagai agenda yang melibatkan pemerintah daerah, masyarakat, pelaku UMKM, tokoh agama, tokoh adat, pemuda, serta berbagai pihak lainnya menjadi bagian penting dari suksesnya pelaksanaan Milad Samudera Pasai ke-800.

‎“Ini bukan keberhasilan satu pihak saja. Banyak unsur yang ikut mengambil bagian dan memberikan dukungan. Karena itu, kami menyampaikan apresiasi kepada seluruh pihak yang telah bekerja sama menyukseskan kegiatan ini,” ujar Abd Hanan Arba salah satu tokoh masyarakat Baktiya sekaligus Ketua IFORKIM ( Ikatan Forum Mukim Aceh Utara ) dan Anggota MAA Aceh Utara Bidang Adat Istiadat.

‎Menurutnya, salah satu hal yang patut diapresiasi adalah semangat kolaborasi dalam mendukung pelaksanaan kegiatan. Berbagai bantuan dan dukungan datang dari sejumlah pihak, baik dalam bentuk materi, fasilitas, tenaga maupun dukungan lainnya.

‎Dengan pola kolaborasi tersebut, pelaksanaan berbagai kegiatan dalam rangkaian Milad Samudera Pasai ke-800 tidak semata-mata bertumpu pada pembiayaan dari Anggaran Pendapatan dan Belanja Kabupaten (APBK) Aceh Utara.

‎“Semangat gotong royong seperti ini perlu dipertahankan. Ketika pemerintah, masyarakat, dunia usaha, pelaku UMKM, tokoh agama, tokoh adat dan pihak lainnya bergerak bersama, kegiatan besar dapat terlaksana dengan dukungan yang lebih luas,” katanya.

‎Selain itu, rangkaian kegiatan yang mengangkat sejarah Samudera Pasai dinilai penting bagi generasi muda, khususnya generasi Z yang selama ini hidup di tengah perkembangan teknologi dan perubahan budaya yang begitu cepat.

‎Peringatan 800 tahun Samudera Pasai dinilai menjadi kesempatan penting untuk memperkenalkan kembali adat istiadat dan budaya Aceh (MAA) kepada generasi penerus. Hal tersebut dianggap penting karena sebagian generasi muda mungkin belum memahami secara mendalam, bahkan mulai kurang peduli terhadap nilai-nilai adat dan budaya yang selama ini menjadi bagian dari kehidupan masyarakat Aceh.

‎“Melalui kegiatan seperti ini, generasi muda bisa kembali mengenal adat istiadat, budaya dan sejarah daerahnya. Jangan sampai generasi penerus hanya mengenal sejarah dari buku, tetapi tidak memahami nilai budaya dan adat yang diwariskan oleh para pendahulu,” ujar Abd Hanan.

‎masyarakat Baktiya juga berharap keberhasilan pelaksanaan Milad Samudera Pasai ke-800 dapat menjadi pengalaman dan modal untuk penyelenggaraan kegiatan serupa pada masa mendatang.

‎“Yang paling penting bukan hanya kemeriahannya, tetapi bagaimana semangat kebersamaan, sejarah, adat dan syariat yang menjadi bagian dari Piasan Pase dapat terus dijaga setelah kegiatan berakhir,”

‎Apresiasi juga disampaikan kepada seluruh panitia, pemerintah daerah, masyarakat, para penyumbang, pelaku usaha, komunitas, tokoh agama, tokoh adat, pemuda dan seluruh pihak yang telah berkontribusi dalam menyukseskan rangkaian Milad Samudera Pasai ke-800 khususnya ulee Nanggroe samudra Pasai H. Ismail A. Jalil, S.E., M.M.

‎Kesuksesan kegiatan tersebut sekaligus menunjukkan bahwa sebuah agenda besar dapat terlaksana melalui semangat gotong royong dan kolaborasi berbagai pihak, dengan tetap mengedepankan kepentingan masyarakat serta menjaga nilai sejarah, adat istiadat dan budaya Samudera Pasai sebagai bagian dari identitas Aceh Utara.

(ZR)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *