ACEH SINGKIL,Jejakkasusnews.web.id – Peresmian gedung baru dan Kelas Unggul SMP Muhammadiyah Singkil pada Senin (2/11/2026) menjadi momentum bersejarah bagi dunia pendidikan di Kabupaten Aceh Singkil, Provinsi Aceh.
Di balik seremoni peresmian tersebut, tersimpan perjuangan panjang dan harapan besar untuk menghadirkan pendidikan yang lebih berkualitas bagi generasi muda.
Suasana haru tampak dari wajah Yusfit Helmy, Pimpinan Cabang Muhammadiyah Singkil, saat menyampaikan sambutan. Baginya, pembangunan gedung baru tersebut bukan sekadar menghadirkan bangunan megah, melainkan menjadi tonggak perjuangan untuk mendorong kemajuan pendidikan di Aceh Singkil.
Yusfit mengungkapkan rasa terima kasih dan apresiasi kepada Bupati Aceh Singkil, H. Safriadi Oyon, atas perhatian serta dukungan pemerintah daerah terhadap Persyarikatan Muhammadiyah, khususnya dalam bidang pendidikan.
“Kami merasa terharu kepada Pak Bupati. Begitu besar perhatian Bapak terhadap Persyarikatan Muhammadiyah, terutama pendidikan. Bagaimana perjuangan kawan-kawan agar dapat memiliki sekolah yang betul-betul representatif di kabupaten ini,” ungkap Yusfit.
Ia menjelaskan, kompleks sekolah Muhammadiyah tersebut sebelumnya merupakan lahan milik pemerintah daerah yang belum dimanfaatkan secara optimal. Lahan tersebut kemudian dialihfungsikan untuk mendukung pengembangan fasilitas pendidikan.
Yusfit juga menyampaikan bahwa proses pengurusan status kepemilikan tanah agar dapat menjadi milik Muhammadiyah tengah diupayakan.
“Alhamdulillah, apa yang Bapak sampaikan kepada kami, tanah ini sedang kami urus untuk menjadi kepemilikan Muhammadiyah. Ini wujud cinta kami kepada pendidikan,” ujarnya.
Lebih jauh, Yusfit menegaskan bahwa kehadiran gedung baru dan Kelas Unggul merupakan bagian dari cita-cita Muhammadiyah untuk menghadirkan model pendidikan yang memiliki karakter kuat, berlandaskan nilai-nilai agama, serta mampu mencetak generasi berprestasi.
Ia secara khusus memberikan apresiasi kepada Kepala SMP Muhammadiyah Singkil, Fajaruddin Pasribu, yang dinilai memiliki visi besar dalam membangun pendidikan berbasis keagamaan.
“Beliau merupakan pionir pendidikan Muhammadiyah dengan visi luar biasa untuk membangun sekolah SMP IT yang berbasiskan religius atau agama. Ini sebuah benteng terakhir untuk anak-anak kita,” tegasnya.
Sementara itu, Bupati Aceh Singkil, H. Safriadi Oyon, menyampaikan apresiasi atas perjuangan Muhammadiyah dalam menghadirkan fasilitas pendidikan baru tersebut.
Menurutnya, peresmian gedung baru dan Kelas Unggul SMP Muhammadiyah Singkil bukan hanya menjadi kebanggaan bagi organisasi Muhammadiyah, tetapi juga merupakan momentum penting bagi kemajuan pendidikan di Kabupaten Aceh Singkil.
Bupati menegaskan bahwa pendidikan merupakan investasi paling berharga bagi masa depan daerah. Oleh karena itu, peningkatan kualitas pendidikan tidak dapat hanya dibebankan kepada pemerintah, melainkan membutuhkan kolaborasi seluruh elemen masyarakat, termasuk organisasi keagamaan dan lembaga pendidikan swasta.
“Pemerintah Aceh Singkil memandang pendidikan sebagai investasi yang paling berharga bagi masa depan daerah. Karena itu, memajukan pendidikan bukan hanya tanggung jawab pemerintah, tetapi membutuhkan kolaborasi dan kerja sama seluruh elemen masyarakat, termasuk Muhammadiyah dan lembaga pendidikan swasta,” tuturnya.
Bupati juga menekankan pentingnya peran guru dalam menciptakan generasi unggul. Menurutnya, gedung sekolah yang megah tidak akan memiliki makna maksimal tanpa dedikasi tenaga pendidik dan semangat belajar para siswa.
“Berilah pelajaran kepada anak-anak kita dan berilah pendidikan. Masa depan harus diperjuangkan dengan disiplin dan doa. Sebab, gedung yang megah adalah tempat berteduhnya ilmu. Tetapi guru yang berdedikasi dan siswa yang berprestasilah yang akan menghidupkan maknanya. Dari ruang kelas ini kita menaruh harapan, melalui pendidikan kita membangun peradaban, dan generasi unggul kita menjemput masa depan Aceh Singkil yang gemilang,” imbuhnya.
Apresiasi serupa disampaikan Plt. Kepala Dinas Pendidikan Aceh Singkil, Syam’un, ST. Ia berharap keberadaan kompleks pendidikan Muhammadiyah dapat memberikan kontribusi nyata terhadap peningkatan mutu pendidikan di daerah tersebut.
“Mudah-mudahan dengan keberadaan Muhammadiyah Singkil, pendidikan di Aceh Singkil akan meningkat dan maju,” kata Syam’un.
Peresmian gedung baru dan Kelas Unggul SMP Muhammadiyah Singkil diharapkan menjadi awal dari langkah besar dalam membangun pendidikan yang berkualitas, berkarakter, dan berlandaskan nilai-nilai keagamaan.
Sebab, kemajuan pendidikan tidak cukup hanya diukur dari megahnya bangunan sekolah, tetapi juga dari kualitas ilmu, karakter, moral, serta masa depan generasi yang dilahirkan dari ruang-ruang kelas tersebut.
(Syahrul)












