Saat Api Membesar di Gang Jatayu, Polisi Bergerak Cepat: Warga Diminta Menjauh, Pemadaman Diprioritaskan

DENPASAR,Jejakkasusnews.web.id – (FRIC) — Kepulan asap dan kobaran api mengundang perhatian warga di Jalan Nakula, Gang Jatayu, Banjar Mergaya, Pemecutan Kelod, Denpasar Barat, Selasa (1/9/2026) malam.

Di tengah situasi tersebut, jajaran Unit Turjawali Sat Samapta Polresta Denpasar bergerak cepat melakukan pengamanan di lokasi guna memastikan proses penanganan kebakaran berjalan aman dan tidak terganggu aktivitas masyarakat.

Sebanyak lima personel diterjunkan ke lokasi sejak sekitar pukul 21.00 Wita atas perintah Kasat Samapta Polresta Denpasar Kompol I Ketut Adnyana Tungga Jaya, S.Sos., S.H., M.M.
Kehadiran personel kepolisian difokuskan pada pengamanan area sekitar kebakaran sekaligus mengantisipasi potensi gangguan yang dapat menghambat petugas pemadam kebakaran dalam menjalankan tugas.

Personel di lapangan secara aktif memberikan imbauan kepada masyarakat yang berada di sekitar lokasi agar menjauh dari area kebakaran.

Langkah tersebut dilakukan bukan tanpa alasan. Selain menghindarkan warga dari risiko bahaya akibat kobaran api dan asap, menjauhkan masyarakat dari titik kejadian juga penting agar akses menuju lokasi tetap terbuka sehingga petugas pemadam dapat bekerja secara maksimal.

Polisi memastikan keselamatan masyarakat sekaligus memberikan ruang bagi petugas pemadam kebakaran untuk fokus menangani api.

Berdasarkan pemantauan personel di lapangan, hingga laporan tersebut dibuat, api masih terlihat menyala dan proses pemadaman masih berlangsung.

Situasi tersebut membuat personel Samapta tetap bersiaga di sekitar lokasi. Pengamanan dilakukan secara berkelanjutan dengan mengawasi pergerakan masyarakat sekaligus mengantisipasi kemungkinan munculnya kerawanan selama proses pemadaman.

Kehadiran polisi dalam penanganan insiden kebakaran menjadi bagian dari upaya menjaga keamanan dan ketertiban di tengah situasi darurat.

Di saat warga berusaha mencari informasi dan menyaksikan kejadian, personel Kepolisian justru memastikan agar kerumunan tidak berkembang menjadi persoalan baru.

Dengan pendekatan preventif, personel mengedepankan imbauan dan komunikasi langsung kepada masyarakat agar menjauh dari lokasi serta tidak menghambat proses pemadaman.

Polresta Denpasar melalui jajaran Samapta menegaskan komitmennya untuk hadir dalam setiap situasi yang membutuhkan respons Kepolisian, termasuk ketika terjadi insiden kebakaran yang berpotensi mengancam keselamatan masyarakat.

Kecepatan bergerak, pengamanan lokasi, dan pelayanan kepada masyarakat menjadi bagian dari upaya Polresta Denpasar menjaga situasi tetap aman dan kondusif.

 

Nurrakhman

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *