Semarak HUT RI ke-81 di Belakang Padang Pecah, Wali Kota Batam Hadiri Penyerahan Hadiah Lomba Laut

BATAM,Jejakkasusnews.web.id — Semarak peringatan Hari Ulang Tahun (HUT) Kemerdekaan Republik Indonesia ke-81 di Kecamatan Belakang Padang berlangsung meriah. Puncak kemeriahan terlihat dalam perlombaan laut yang digelar di kawasan Dataran Langlang Laut, Laut Belakang Padang.

Puluhan layar kolek berkibar diterpa angin, memacu perahu di tengah sorak-sorai penonton yang memadati bibir pantai dan kawasan pelabuhan. Antusiasme masyarakat terlihat sejak pagi. Anak-anak bahkan rela naik ke bahu orang tua demi menyaksikan langsung jalannya perlombaan.

Wali Kota Batam Amsakar Achmad hadir langsung dalam kegiatan sekaligus menyerahkan hadiah kepada para pemenang lomba. Perlombaan tersebut mempertandingkan sejumlah kategori, di antaranya kolek layar, speed sport, dan ketinting sport.

Meski cuaca cukup panas, semangat peserta dan masyarakat tidak surut. Riuh tepuk tangan dan sorakan penonton terus menggema setiap kali para peserta melaju dan beradu kecepatan di tengah perairan.

Perlombaan laut ini bukan sekadar ajang adu kecepatan. Kegiatan tersebut menjadi ruang silaturahmi masyarakat sekaligus momentum mempererat persatuan dan kebersamaan warga pesisir.

Selain memacu adrenalin, tradisi perlombaan laut juga menjadi bagian dari upaya melestarikan budaya pesisir serta tradisi Melayu yang telah diwariskan secara turun-temurun.

Kegiatan ini sekaligus dinilai memiliki dampak positif terhadap perekonomian masyarakat, khususnya pelaku UMKM dan warga yang menggantungkan penghasilan dari aktivitas ekonomi di kawasan pesisir.

Pada tahun sebelumnya, Wali Kota Batam Amsakar Achmad pernah menyampaikan bahwa apabila kegiatan tersebut sukses, perlombaan laut di Belakang Padang diharapkan dapat digelar secara rutin setiap tahun sehingga memberikan manfaat bagi pelestarian budaya sekaligus menggerakkan ekonomi masyarakat.

Harapan tersebut tampaknya kembali diwujudkan. Tahun ini, masyarakat Belakang Padang kembali menggelar kemeriahan Agustus dengan berbagai kegiatan yang menjadi daya tarik tersendiri.

Bagi masyarakat setempat, perayaan Agustus di Belakang Padang memang memiliki sejarah dan tradisi yang kuat.

“Kalau acara Agustus di Belakang Padang memang tidak boleh kalah. Dari zaman dulu, Belakang Padang pasti menjadi sorotan setiap bulan Agustus. Pokoknya bedesut,” ujar salah seorang penonton yang datang dari pulau sekitar.

Kemeriahan tersebut menjadi bukti bahwa semangat kemerdekaan tidak hanya dirayakan melalui upacara, tetapi juga melalui kebersamaan, budaya, olahraga, dan tradisi masyarakat.

Izazat Karunia

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *