News  

Tangis Haru Iringi Pelepasan 36 Siswa SDN 3 Sukanegla, Prosesi Sungkem Bikin Orang Tua Meneteskan Air Mata

Garut,Jejak-kasusnews.web.id – Suasana haru dan penuh makna menyelimuti kegiatan Tasyakuran dan Pelepasan Siswa Kelas VI SDN 3 Sukanegla yang digelar pada Kamis (19/6/2026). Sebanyak 36 siswa secara resmi dilepas setelah menuntaskan pendidikan dasar mereka dengan penuh perjuangan, semangat belajar, dan doa dari orang tua serta para guru.

Berbeda dengan acara perpisahan yang identik dengan kemewahan dan hiburan semata, SDN 3 Sukanegla menghadirkan konsep sederhana namun sarat makna. Melalui prosesi sungkem kepada orang tua dan pemotongan tumpeng tasyakuran, sekolah ingin menanamkan nilai-nilai karakter, rasa syukur, dan penghormatan kepada orang tua sebagai fondasi utama kehidupan.

Momen paling mengharukan terjadi saat para siswa satu per satu bersimpuh di hadapan ayah dan ibu mereka. Dengan mata berkaca-kaca, anak-anak memohon maaf serta mengucapkan terima kasih atas segala kasih sayang, doa, dan pengorbanan yang telah diberikan selama ini. Tangis haru pun pecah di berbagai sudut ruangan. Banyak orang tua yang tak mampu membendung air mata ketika memeluk putra-putri mereka dengan penuh kasih.

Suasana emosional tersebut menjadi pemandangan yang sangat menyentuh hati. Tidak sedikit guru dan tamu undangan yang ikut larut dalam keharuan menyaksikan ikatan kasih sayang antara anak dan orang tua yang begitu tulus.

Kegiatan ini turut dihadiri oleh Ketua Komite SDN 3 Sukanegla, Ade Sumarna, M.A., yang memberikan apresiasi atas terselenggaranya acara pelepasan yang mengedepankan nilai-nilai pendidikan karakter dan penghormatan kepada orang tua.

Kepala SDN 3 Sukanegla, Fitri Firdaus, S.Pd., menyampaikan bahwa pelepasan siswa bukan sekadar seremoni akhir tahun, melainkan momentum penting untuk menanamkan akhlak dan rasa hormat kepada orang tua.

“Keberhasilan seorang anak tidak lepas dari doa, dukungan, dan pengorbanan orang tua. Karena itu, kami ingin para siswa memahami pentingnya menghormati dan berterima kasih kepada orang tua sebagai bekal kehidupan mereka di masa depan,” ungkapnya.

Sementara itu, Ketua Komite Ade Sumarna, M.A., berpesan agar seluruh lulusan terus melanjutkan pendidikan dengan penuh semangat dan tetap menjaga akhlak dalam setiap langkah kehidupan.

“Hari ini bukan akhir perjalanan, melainkan awal dari langkah baru menuju cita-cita yang lebih besar. Teruslah belajar, berakhlak baik, dan jadilah kebanggaan orang tua, sekolah, serta masyarakat,” pesannya.

Selain prosesi sungkem, acara juga diisi dengan doa bersama, pemotongan tumpeng tasyakuran, penampilan kreatif siswa, serta penyerahan simbolis siswa kepada orang tua. Seluruh rangkaian kegiatan berlangsung sederhana, khidmat, dan penuh kebersamaan dengan dihadiri dewan guru, komite sekolah, serta para wali murid.

Pelepasan 36 siswa kelas VI ini menjadi penanda berakhirnya satu perjalanan indah di bangku sekolah dasar dan awal langkah baru menuju jenjang pendidikan yang lebih tinggi. Pihak sekolah berharap seluruh lulusan mampu meraih prestasi, menjaga akhlak mulia, serta membawa nama baik SDN 3 Sukanegla di masa yang akan datang.

Dengan kesederhanaan yang penuh makna, SDN 3 Sukanegla membuktikan bahwa sebuah perpisahan tidak harus mewah untuk meninggalkan kenangan yang mendalam. Justru nilai hormat kepada orang tua, rasa syukur, dan kebersamaan yang ditanamkan pada hari itu akan menjadi warisan terindah yang akan selalu dikenang oleh para lulusan sepanjang hidup mereka.

 

(D.M)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *