News  

Viral di Media Sosial, Dugaan Penganiayaan Libatkan Mantan Polwan di Sigi Jadi Sorotan

Sigi,Jejak-kasusnews.web.id – Sebuah insiden dugaan penganiayaan yang melibatkan seorang mantan anggota Polisi Wanita (Polwan) di Kabupaten Sigi, Sulawesi Tengah, tengah menjadi perhatian publik setelah rekaman CCTV kejadian tersebut viral di media sosial.

Perempuan yang disebut-sebut bernama Yuni Utami itu diketahui merupakan mantan anggota Polwan Polda Sulawesi Tengah. Ia kini ramai diperbincangkan warganet usai diduga terlibat perselisihan dengan tetangganya di kawasan BTN Tinggede Permai, Desa Tinggede, Kecamatan Marawola, Kabupaten Sigi.

Dalam video yang beredar, terlihat seorang perempuan terlibat cekcok dengan warga di depan sebuah rumah. Narasi yang berkembang di media sosial menyebut insiden tersebut berujung dugaan aksi pemukulan menggunakan benda kayu terhadap seorang ibu yang tinggal di sekitar lokasi.

Belum diketahui secara pasti penyebab utama pertikaian itu. Namun dari informasi yang beredar, perselisihan diduga dipicu persoalan hubungan antarwarga yang telah berlangsung cukup lama hingga memunculkan ketegangan.

Kejadian tersebut sempat menarik perhatian warga sekitar dan memicu keributan di lingkungan setempat. Beberapa warga disebut mencoba melerai agar situasi tidak semakin memanas.

Peristiwa ini pun menuai beragam komentar dari netizen. Banyak pihak meminta agar persoalan tersebut diselesaikan secara hukum dan semua pihak menahan diri agar tidak memperkeruh suasana.

Sementara itu, pihak kepolisian dikabarkan telah menerima laporan terkait dugaan penganiayaan tersebut. Aparat juga disebut tengah melakukan pemeriksaan terhadap sejumlah saksi guna mendalami kronologi dan motif kejadian.

Hingga saat ini, kasus tersebut masih dalam proses penanganan pihak berwenang. Masyarakat diimbau untuk tidak menyebarkan informasi yang belum terverifikasi dan tetap mengedepankan asas praduga tak bersalah sampai ada keputusan hukum yang berkekuatan tetap.

 

*Penulis: Kelvin Yansa*

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *