News  

Wakapolda NTB Lantik 75 Siswa, Resmi Jalani Pendidikan di SPN Belanting

Lombok Timur,Jejak-kasusnews.web.id – Sebanyak 4.792 calon Bintara Polri secara serentak resmi memulai perjalanan mereka menjadi insan Bhayangkara setelah dibukanya Pendidikan Pembentukan Bintara (Diktukba) Polri Gelombang II Tahun Anggaran 2026. Untuk wilayah Nusa Tenggara Barat, upacara pembukaan berlangsung khidmat di Lapangan Apel Sekolah Polisi Negara (SPN) Belanting Polda NTB, Senin (20/07/2026).
Upacara tersebut dipimpin langsung oleh Wakapolda NTB, Brigjen Pol. Hari Nugroho, S.I.K., yang bertindak selaku Inspektur Upacara untuk membacakan amanat tertulis Kepala Lembaga Pendidikan dan Pelatihan (Kalemdiklat) Polri.

Kegiatan strategis ini turut dihadiri oleh jajaran Pejabat Utama Polda NTB, Kapolres/ta jajaran, perwakilan pemerintah daerah kabupaten/kota se-NTB, tokoh masyarakat, serta seluruh peserta didik yang bersiap menempuh masa basis.

Dari total data nasional sebanyak 4.792 peserta yang dinyatakan lulus seleksi ketat:
Sebanyak 708 peserta wanita akan mengikuti pendidikan khusus di Sekolah Polisi Wanita (Sepolwan) Lemdiklat Polri.

Sementara itu, khusus di SPN Belanting Polda NTB, jumlah peserta didik pria yang resmi dilantik dan akan menjalani pendidikan ilmu Kepolisian dan kedisiplinan berjumlah 75 orang.

Saat membacakan amanat Kalemdiklat Polri, Wakapolda NTB Brigjen Pol. Hari Nugroho menyampaikan apresiasi tinggi kepada seluruh peserta didik. Mereka disebut sebagai putra-putri terbaik bangsa yang berhasil menyisihkan ribuan pendaftar lainnya melalui proses seleksi yang transparan dan kompetitif.

“Manfaatkan pendidikan ini dengan sebaik-baiknya untuk belajar dan membentuk karakter sebagai seorang abdi negara. Ini adalah peluang emas karena bukan hanya membanggakan keluarga, tetapi juga menjadi kesempatan nyata untuk mengabdi kepada masyarakat, daerah, dan negara,” tegas Wakapolda mengutip amanat Kalemdiklat Polri.

Lebih lanjut, ia menekankan bahwa Diktukba bukan sekadar ritual perubahan status dari sipil menjadi anggota Polri, melainkan sebuah proses transformasi menyeluruh yang mencakup penguasaan pengetahuan, keterampilan, sikap, mental, hingga budaya kerja.

Pendidikan tahun ini mengusung tema besar: “Membangun Keutamaan Pendidikan Polri Berbasis Moral dan Literasi untuk Mendukung Program Kedaulatan Pangan, Energi, dan Ekonomi yang Produktif serta Inklusif.”
Tema ini membawa pesan krusial bahwa personel Polri masa depan wajib memiliki integritas moral, kemampuan berpikir kritis (literasi), serta siap mendukung penuh program-program prioritas pemerintah dalam menjaga stabilitas nasional.

“Keutamaan pendidikan Polri tidak hanya ditentukan oleh banyaknya materi yang diajarkan atau kerasnya latihan fisik, tetapi dari keberhasilan membentuk personel yang berintegritas, bermoral, matang dalam berpikir, serta berani bertindak secara tepat dan benar di lapangan,” ujarnya.

Sebagai penutup rangkaian upacara, kegiatan dilanjutkan dengan tradisi penyiraman air bunga kepada perwakilan peserta didik.Prosesi simbolis ini di pimpin oleh Wakapolda NTB bersama para tamu undangan sebagai tanda dimulainya lembaran baru kehidupan tangguh bagi 75 siswa Bintara di SPN Belanting Polda NTB TA 2026.

 

Ruslan

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *