News  

Warga Pasangrangrahan Resah, Tawuran Remaja Bersenjata Tajam Kembali Pecah di Jalur Lintas Selatan Garut

GARUT,Jejak-kasusnews.web.id Warga Kampung Pasangrangrahan, Desa Karangsari, Kecamatan Pakenjeng, Kabupaten Garut, mengaku resah dengan maraknya aksi tawuran remaja yang terjadi di kawasan Jalan Raya Nasional Lintas Selatan Garut. Aksi tersebut dinilai semakin mengkhawatirkan karena para pelaku diduga membawa senjata tajam yang membahayakan keselamatan masyarakat.

Salah satu aksi tawuran kembali terjadi pada Senin malam (19/7/2026) sekitar pukul 21.30 WIB. Bentrokan dua kelompok remaja itu berlangsung di sekitar perempatan Jalan Lintas Selatan dan sempat membuat suasana mencekam.

Berdasarkan rekaman video yang beredar di masyarakat, sejumlah remaja tampak saling serang di tengah jalan sambil membawa benda yang diduga senjata tajam. Teriakan para pelaku serta suara kendaraan membuat warga sekitar keluar rumah untuk melihat situasi.

Seorang warga sekaligus pedagang makanan berinisial A (45) mengatakan aksi tawuran seperti itu bukan pertama kali terjadi.

“Sering banget kejadian di sini. Kalau malam pasti ramai anak-anak nongkrong, kadang tiba-tiba langsung tawuran,” ujarnya.

Akibat bentrokan tersebut, sejumlah pengendara memilih memutar balik kendaraan untuk menghindari lokasi kejadian. Tawuran akhirnya berhasil dibubarkan oleh warga setelah berlangsung beberapa menit.

Warga lainnya, Ron, mengaku langsung menutup lapak dagangannya karena takut menjadi korban lemparan batu maupun serangan para pelaku.

Saya langsung tutup dagangan karena takut kena lemparan batu. Mereka ramai banget, teriak-teriak sambil bawa senjata tajam. Orang-orang pada kabur semua,” katanya.

Hingga kini, penyebab pasti tawuran tersebut belum diketahui. Namun berdasarkan informasi yang beredar di kalangan warga, bentrokan diduga dipicu saling ejek antar kelompok remaja yang sebelumnya berkomunikasi melalui media sosial.

Katanya mereka sudah janjian duluan lewat media sosial,” ungkap seorang warga.

Warga juga menyebut sebagian besar pelaku diduga bukan berasal dari Kampung Pasangrangrahan, melainkan dari luar wilayah tersebut.

Masyarakat berharap Polsek Pakenjeng bersama Polres Garut meningkatkan patroli malam, khususnya di sepanjang Jalan Nasional Lintas Selatan yang menjadi lokasi rawan berkumpulnya kelompok remaja.

“Kami berharap polisi lebih sering berpatroli pada malam hari agar aksi tawuran yang meresahkan ini bisa dicegah sebelum menimbulkan korban jiwa,” ujar salah seorang warga.

Hingga berita ini ditulis, belum ada keterangan resmi dari pihak kepolisian terkait identitas pelaku maupun langkah penanganan atas peristiwa tersebut. JejakKasusNews tetap membuka ruang hak jawab dan akan memuat klarifikasi dari pihak berwenang apabila telah diperoleh.

 

Hendra

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *