Sumedang,Jejakkasusnews.web.id – Sebanyak 26 Pimpinan Kecamatan (PK) Partai Golkar se-Kabupaten Sumedang menyatakan dukungan bulat kepada Bunda Bilqis untuk maju sebagai calon Ketua DPD Partai Golkar Kabupaten Sumedang.
Dukungan tersebut disampaikan Ketua PK Rancakalong, Ade Sutrisno, yang mewakili seluruh PK saat mengantarkan berkas pencalonan Bunda Bilqis ke DPD Partai Golkar Kabupaten Sumedang.
Menurut Ade, seluruh PK telah sepakat memberikan dukungan kepada Bunda Bilqis untuk memimpin Partai Golkar Sumedang ke depan.
“Dari 26 kecamatan sepakat bulat memberikan dukungan kepada Bunda Bilqis untuk maju menjadi Ketua DPD Partai Golkar Kabupaten Sumedang,” ujar Ade.
Ia mengatakan, berkas pencalonan tersebut telah diterima oleh Steering Committee (SC) dan selanjutnya akan menjalani proses verifikasi sesuai mekanisme yang telah ditetapkan.
Ade menegaskan, dukungan tersebut tidak hanya berkaitan dengan pergantian kepemimpinan partai, tetapi juga membawa harapan besar agar Partai Golkar mampu memenangkan kontestasi politik di Kabupaten Sumedang pada masa mendatang.
“Harapan kami, pada tahun 2029 Partai Golkar bisa mempunyai bupati dari Partai Golkar. Karena itu, dengan semangat tersebut kami mempunyai harapan, keyakinan dan kepercayaan Bunda Bilqis dapat memimpin Partai Golkar ke depan lebih baik,” katanya.
Menurutnya, sosok perempuan dinilai memiliki kelebihan dalam membangun komunikasi dan memahami persoalan di tingkat akar rumput.
Ia menyebut kepemimpinan perempuan diharapkan mampu menghadirkan pendekatan yang lebih keibuan, telaten, serta lebih memperhatikan struktur partai mulai dari tingkat kabupaten, kecamatan hingga desa.
“Namanya perempuan, kan keibuan, indung aing kalau bahasa Sundanya. Tentunya ini diharapkan lebih sensitif memahami apa yang terjadi di akar rumput,” ujarnya.
Ade berharap kepemimpinan Bunda Bilqis nantinya dapat memperkuat konsolidasi organisasi serta membangun sinergi antara struktur partai di tingkat kabupaten, kecamatan dan desa.
“Ini juga diharapkan kepada struktur partai di tingkat kabupaten, kecamatan maupun desa. Mudah-mudahan menjadi lebih perhatian. Itu merupakan salah satu tumpuan harapan kami,” katanya.
Lebih jauh, Ade menegaskan target politik Partai Golkar Sumedang ke depan harus jelas, yakni merebut kembali posisi Sumedang satu melalui kader yang diusung Partai Golkar.
“Kita punya keinginan dan harapan, ke depan Partai Golkar bisa merebut Sumedang satu dari Partai Golkar yang diusung oleh Golkar,” tegasnya.
Namun demikian, Ade mengingatkan adanya sejumlah hal yang perlu dievaluasi dari pengalaman politik sebelumnya, terutama terkait mekanisme dan persiapan kader.
Ia menilai persiapan menghadapi kontestasi politik harus dilakukan sejak jauh hari, sehingga kader yang akan diusung memiliki waktu cukup untuk melakukan sosialisasi dan membangun komunikasi dengan masyarakat.
“Yang harus dievaluasi banyak dari sisi mekanisme. Jangan terlalu mepet. Kemarin kan terlalu mepet, sehingga di tengah perjalanan ada yang mundur dan waktunya terlalu dekat,” ungkapnya.
Karena itu, pengalaman tersebut diharapkan menjadi bahan evaluasi bagi Partai Golkar untuk mempersiapkan kader potensial sejak awal.
“Mudah-mudahan ke depan, dari hasil pengalaman ini, kita bisa mempersiapkan kader Golkar untuk masuk ke arah itu dari awal-awal. Mudah-mudahan bisa kita sosialisasikan,” pungkas Ade.
Nurrakhman












