Jakarta,Jejakkasusnews.web.id – Humas BKN, Pemerintah Kabupaten Batu Bara optimis dengan pendampingan Badan Kepegawaian Negara (BKN) dan Kantor Regional BKN VI Medan, Batu Bara dapat mempercepat penerapan manajemen talenta ASN. Bupati Batu Bara, H. Baharuddin Siagian, menilai penerapan sistem manajemen talenta tidak hanya berkaitan dengan pengelolaan karier ASN, tetapi juga menjadi salah satu upaya menjawab persoalan keterbatasan sumber daya manusia (SDM) aparatur.
Karena itu, ia menyampaikan apresiasi atas pendampingan yang diberikan BKN dan Kanreg BKN VI Medan selama proses persiapan penerapan manajemen talenta di Kabupaten Batu Bara. Menurutnya, pendampingan tersebut memberikan arah bagi pemerintah daerah dalam membangun sistem pengelolaan ASN yang lebih terencana. “Kami mengapresiasi BKN dan Kanreg BKN VI Medan yang terus mendampingi kami agar proses ini tidak melewati tahun 2027. Harapannya, pada 2027 kami sudah bisa menjalankannya dengan baik,” ujar Baharuddin dalam ekspose manajemen talenta Pemerintah Kabupaten Batu Bara di Kantor Pusat BKN, Jakarta, Kamis (08/10/2026).
Sejalan dengan arahan Kepala BKN, Prof. Zudan, Baharuddin sepakat bahwa kebutuhan terhadap sistem manajemen talenta semakin penting karena daerahnya sendiri masih menghadapi keterbatasan SDM. Kondisi tersebut mendorong Pemkab Batu Bara untuk tidak hanya berfokus pada pemenuhan kebutuhan ASN saat ini, tetapi juga mulai menyiapkan talenta yang dapat mengisi kebutuhan organisasi di masa mendatang. “Sejauh ini kendala keterbatasan SDM di Batu Bara masih ada, dan mudah-mudahan manajemen talenta menjadi solusinya,” lanjutnya.
Ia juga optimis penerapan manajemen talenta membawa perubahan pada cara Pemkab Batu Bara memandang kebutuhan ASN. Pengisian jabatan tidak lagi semata-mata dilakukan ketika posisi tersedia, tetapi mulai diarahkan pada proses identifikasi, pemetaan, pengembangan, dan penyiapan calon suksesor. Proses penyediaan talenta dilakukan dengan mengidentifikasi jabatan kosong pada jabatan pimpinan tinggi dan administrator, kemudian dilanjutkan dengan pemetaan talenta serta penyiapan kandidat suksesor.
Melalui manajemen talenta, Pemkab Batu Bara berupaya memastikan kebutuhan organisasi dan pengembangan ASN dapat berjalan beriringan. ASN yang memiliki potensi dapat diidentifikasi lebih awal, diberikan pengembangan yang sesuai, dan dipersiapkan untuk mengisi kebutuhan jabatan di masa depan. Dengan pola tersebut, Pemkab Batu Bara mulai membangun basis data talenta yang dapat digunakan untuk mendukung kebutuhan organisasi, sekaligus memberikan arah pengembangan karier bagi ASN berdasarkan potensi dan kompetensinya.(Tedjo/Tim)












