ACEH UTARA,Jejakkasusnews.web.id – Tradisi kuliner khas Aceh Utara turut menjadi bagian penting dalam rangkaian peringatan Milad Samudera Pasai ke-800 tahun yang dikemas melalui Piasan Pase. Memasuki hari ketiga pelaksanaan, masyarakat dan pengunjung disuguhi kuliner tradisional berupa kuah lada atau kuah laot yang dibagikan secara gratis sebanyak 800 porsi di halaman kantor bupati aceh utara,.Rabu 9/9/2026
Hidangan khas berbahan hasil laut tersebut menjadi salah satu daya tarik tersendiri bagi pengunjung. Aroma rempah yang kuat serta cita rasa khas kuah laot membuat masyarakat tidak hanya datang untuk menikmati rangkaian kegiatan budaya, tetapi juga mencicipi kekayaan kuliner yang telah diwariskan secara turun-temurun.
Pembagian 800 porsi kuliner gratis itu menjadi bagian dari upaya menghadirkan suasana perayaan yang tidak hanya berorientasi pada hiburan, tetapi juga memperkenalkan kembali identitas dan kekayaan budaya masyarakat Aceh Utara.
Piasan Pase sendiri menjadi ruang bagi berbagai unsur kebudayaan untuk tampil, mulai dari adat istiadat, kesenian tradisional hingga kuliner khas daerah. Seluruhnya dipadukan dalam satu rangkaian kegiatan untuk memperingati perjalanan panjang sejarah Samudera Pasai yang telah mencapai usia 800 tahun.
Keberadaan kuliner tradisional dalam kegiatan tersebut juga menjadi pengingat bahwa warisan budaya tidak hanya tersimpan dalam catatan sejarah, situs maupun peninggalan masa lalu. Makanan tradisional yang masih diolah dan dinikmati masyarakat merupakan bagian dari identitas budaya yang perlu terus dijaga.
Antusiasme pengunjung terhadap kuah lada atau kuah laot menunjukkan bahwa kuliner tradisional masih memiliki tempat tersendiri di tengah masyarakat. Momentum Milad Samudera Pasai ke-800 diharapkan dapat menjadi kesempatan untuk memperkenalkan kekayaan kuliner Aceh Utara kepada masyarakat yang lebih luas.
Melalui Piasan Pase, semangat pelestarian budaya diharapkan tidak berhenti pada perayaan seremonial. Adat, kesenian, tradisi dan kuliner warisan indatu diharapkan tetap hidup, dikenal generasi muda dan terus diwariskan dari satu generasi ke generasi berikutnya.
[ZR]












